Gerakan Sosial Sepuluh Ribu

Kami Kumpulkan - Kami Salurkan - Kami Pertanggung Jawabkan

Breaking

Monday, August 17, 2020

Monday, August 17, 2020

Gasebu Sampaikan Duka Cita Atas Meninggal Almarhum Zulkifli

 


KILASRIAU.com - Keluarga Besar Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) turut berduka cita atas berpulangnya kerahmatullah saudara Zulkifli yang lebih dikenal dengan nama Panjol Ketua RT di Lorong Kayu Pulau Kijang tadi malam sekira pukul 23.00 Wib dirumah sakit Puri Husada Tembilahan, Minggu (16 / 08/2020).

Almarhum di dirawat mulai dirawat di Puskesmas Pulau Kijang Rabu Malam Kamis, tanggal 12 Agustus 2020 kemudian dirujuk ke rumah sakit Puri Husada Tembilahan pada Hari Jum'at sore tanggal 14 Agustus 2020 dan wafat pada minggu malam Senin sekitar Pukul 23.00 WIB.

Ketua Gasebu H. Jalaluddin Husain melalui Sekretaris Gasebu Muhammad Rifa'i menyerukan turut berduka cita sedalam-dalamnya dan semoga amal ibadahnya di terima Allah SWT dan keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan dan ke ikhlasnya.

"Hari ini kami dari keluarga besar Gasebu melaksanakan ta'ziah kerumah duka di jalan Sederhana sebagai wujud rasa duka kami kepada keluarga sekaligus menyerahkan donasi dari para donatur untuk meringankan beban keluarga," kata Rifa'i

Inisiator Gasebu Nahrawi dalam kesempatan Ta'ziah menyampaikan rasa bela sungkawa dari keluarga besar Gasebu, semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran dan ketabahan.

"Saat akan dirujuk ke Tembilahan saya bersama keluarga besar Gasebu menemui almarhum di rumah sakit Tengku Sulung Pulau Kijang untuk memberikan semangat untuk sembuh dari sakit jantung yang dideritanya sekaligus menyerahkan donasi kepada istri beliau," ucap Inisiator Nahrawi.

"Kondisinya saat itu memang sudah sangat berat untuk bernafas dan sekujur badannya berkeringat. Berita meninggalnya almarhum kita terima tadi malam dari pihak keluarga bahwa almarhum telah wafat," tambahnya

Dikesempatan itu juga inisiator Gasebu tidak lupa ucapan terima kasih dan terapung-panas pada donatur yang telah mempercayakan kepada GASEBU untuk menyalurkan bantuannya.

"Tentunya kita berharap kedepannya lebih banyak saudara-saudara kita yang peduli dengan sesama dengan menyumbangkan sedikit saja dari harta yang dimiliki untuk sesama. Jadi intinya bukan pada pengaturan tapi pada kesadaran dan kepedulian kita untuk membantu sesama, karena dengan 10.000 perbulan saja yang didonasikan bersama -sama pasti nominalnya akan banyak pula, dan insyaAllah kelak itu akan menjadi ladang amal bagi kita semua, "tutupnya.

Hadir dalam kegiatan ta'ziah dan penyaluran.donasi ini di antaranya inisiator gasebu Nahrawi, Sekretaris Gasebu Muhammad Rifa'i, Nawarllis A Rahman dan Abdul Muin.


Sumber: Suriadi Rahman /  Editor: Habibie

 


Saturday, August 15, 2020

Saturday, August 15, 2020

Gasebu Salurkan 2 Donasi Untuk Keluarga Almarhum Muhammad Al Fariz dan Pasien Zulkifli

 


KILASRIAU.com  - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) kembali menyalurkan donasi dari para donatur untuk masyarakat tidak mampu yang berduka dan sakit, Jumat, (14/8/ 20).

Donasi diserahkan langsung oleh jajaran pengurus GASEBU diantaranya Muhammad Rifai, Lina Naya, Nawarllis  A Rahman, Abdul Muin didampingi oleh Inisiator Gasebu Nahrawi.

Sekretaris GASEBU Muhammad Rifai mengatakan bahwa donasi yang kita serahkan ini merupakan amanah dari donatur yang memang diperuntukkan bagi keluarga Almarhum Muhammad Al Fariz yang beralamat di Gang Semangka. Donasi juga diberikan kepada Zulkifli alias Panjol ketua RT di Lorong Kayu Pulau Kijang yang akan dirujuk ketembilahan karena sakit jantung.

"Yang kita salurkan pada hari ini ada dua. Masing masing untuk Keluarga Almarhum Muhammad Al Fariz bin Asmadi bayi yang berumur 1 bulan lebih yang berpulang kerahmatullah dirumah sakit Puri Husada Tembilahan pada tanggal 12 Agustus 2020 kemarin," kata Rifai.

Terkait pasien Zulkifli alias Panjol  inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan sakitnya pasien tersebut cukup membuat kaget karena beberapa waktu yang lalu pada saat Gasebu  akan merujuk pasien Samsu yang dirawat di Puskesmas Pulau Kijang ke Puri Husada Tembilahan, dan pada saat itu pasien  masih bersama sama kawan-kawan Gasebu di Puskesmas Pulau Kijang.

"Apa lagi info sakitnya Zulkifli kita terima laporannya melalui pesan masengger dari komunitas emak-emak Gasebu  yang mana pesan tersebut mereka terima dari masyarakat untuk diteruskan kepada Gasebu, ditambah lagi dari info yang saya terima pasien tersebut  tidak terdaftar sebagai pemanfaat BPJS. Jadi begitu laporan kita terima langsung dikoordinasikan oleh pengurus Gasebu untuk kita bantu. Dan Alhamdulillah hari ini donasi sudah kita salurkan saat beliau akan dirujuk ke Tembilahan," terang inisiator Gasebu.

Dikesempatan itu juga inisiator ini tidak lupa  mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada donatur yang telah mempercayakan kepada Gasebu untuk menyalurkan bantuannya.

"Keluarga besar Gasebu patut  bersyukur karena masyarakat sudah mengenal dan mengetahui keberadaan Gasebu terbukti beberapa laporan terkait pasien tidak mampu kita terima infonya dari masyarakat melalui Medsos. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga," imbuhnya. 

Selain itu inisiator ini juga menambahkan "Tentunya kita berharap kedepannya semakin banyak saudara-saudara kita yang peduli dengan sesama dengan menyumbangkan sedikit saja dari harta yang dimiliki untuk membantu sesama. Jadi intinya bukan pada jumlahnya tapi pada kesadaran dan kepedulian kita untuk membantu sesama, karena dengan 10.000 perbulan saja yang didonasikan bersama-sama pasti nominalnya akan banyak pula, dan in syaa Allah kelak itu akan menjadi ladang amal bagi kita semua," tutupnya.

Sumber : Suriadi Rahman /  Editor : Habibie

 

Friday, August 14, 2020

Friday, August 14, 2020

GASEBU Inhil Gebrak Program Baru Terima Pakaian Layak Pakai


Indragirione.com,- Meski kehadirannya belum seumur jagung Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) telah eksis ditengah-tengah masyarakat terutama di Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

Dengan melakukan kegiatan membantu masyarakat kurang mampu yang sedang sakit ataupun meninggal dunia melalui donasi dari para donatur yang disalurkan langsung kepada keluarga penerima.
Kali ini, GASEBU kembali membuat program kegiatan pengumpulan pakaian layak pakai.
Inisiator GASEBU Nahrawi mengatakan bahwa program ini dilaksanakan setelah adanya masukan dari berbagai pihak kepada jajaran pengurus baik secara langsung maupun melalui media sosial.
"Terutama sekali saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada bapak H. Hamid Husain yang sudah menginspirasi GASEBU untuk program pengumpulan pakaian layak pakai ini," ujarnya.
Lanjutnya, saya sudah mendiskusikan ini dengan pengurus. Saya yakin di rumah kita sangat banyak pakaian yang mungkin sudah bertahun-tahun tidak terpakai, sehingga lebih baik disumbangkan untuk suadara yang membutuhkan.
"Hanya saja teknisnya harus berbeda dengan yang lain, jadi diupayakan pakaian yang dikumpulkan nanti betul-betul layak pakai, sudah diseleksi, dicuci, disetrika dengan rapi dan dikemas dalam kantong plastik," jelas Nahrawi.
Sementara itu, ketua GASEBU H Jalaluddin Husain mengatakan bahwa gerakan donasi pakaian layak pakai ini tentunya akan sangat membantu saudara yang membutuhkan.
"Jadi pakaian tersebut akan dikumpulkan dan nanti disalurkan kepada saudara kita yang membutuhkan, semisalnya korban kebakaran," imbuh H. Jalaluddin Husain.
Ia juga mengajak para donatur yang ingin memberikan donasi berupa pakaian layak pakai baik untuk laki-laki, perempuan, dewasa dan anak anak dapat diantar langsung ke sekretariat GASEBU di jalan SMP Pulau Kijang, atau untuk wilayah yang dapat dijangkau diupayakan untuk dijemput.
Atau dapat menghubungi nomor 0823 8184 5000 dan di nomor 0823 8780 2314.

Thursday, August 13, 2020

Thursday, August 13, 2020

GASEBU Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Kerahmatullah Muhammad Al Fariz Bin Asmadi


Innaalillahi Wainnaa Ilaihi Raaji'un. Keluarga Besar Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Kerahmatullah MUHAMMAD AL FARIZ BIN ASMADI Usia 1 Bulan 8 Hari Dirumah Sakit Puri Husada Tembilahan. Kami Dari GASEBU Sdh Berusaha Semampu Yang Bisa Kami Lakukan Utk Memberikan Pendampingan Kepada Pihak Keluarga Mulai Dari Pemberangkatan Dari Pulau Kijang Sampai Ketembilahan Dan Selama Proses Menjelang Akan Dioperasi. Bahkan Rencananya Hari Ini 13 AGUSTUS 2020 Kami Akan Melakukan PENGGALANGAN DANA Utk Membantu Pembiayaan Operasi Yang Diperkirakan 10juta Sesuai Yang Disampaikan Pihak Rumah Sakit, Karena Memang Keluarga Besar Ahmadi Tidak Masuk Dalam Keluarga Penerima Manfaat BPJS Sehingga Harus Dirawat Dengan Fasilitas Umum. Kami Sudah Berusaha Membantu Pihak Keluarga Untuk Kita Uruskan BPJS Tetapi Prosedur Aktif 14 Hari Menjadi Kendala Teknis Sementara Harus Segera Operasi. MUHAMMAD AL FARIZ Dirujuk Ketembilahan Pada Hari Senin Sore 10 AGUSTUS 2020 Dan Dijadwalkan Akan Dioperasi Pada Hari Rabu 12 Agustus 2020, Namun Pada Saat Proses Akan Dilaksanakan Operasi Kondisi Kesehatannya Menurun Sehingga Proses Oprasi Tidak Dapat Dilakukan Sampai Kemudian Meninggal Dunia. Mungkin Allah Lebih Sayang Kepada Muhammad Al Fariz Ditengah Usaha Maksimal Yang Sudah Dilakukan Utk Menyelamatkannya. In Syaa Allah Akan Menjadi Tabungan Syurga Utk Kedua Orang Tuanya Kelak. AL FATIHAH



 

Thursday, August 13, 2020

Peduli Muhammad Alfariz

 


MUHAMMAD AL FARITZ umur 1 bulan 8 hari dari keluarga tdk mampu penerima PKH dari Pulau Kijang. Ayahnya Sumadi hanyalah seorang buruh lepas. Saat ini sangat membutuhkan uluran n kepedulian kita utk biaya operasi. MUHAMMAD AL FARIZ sekeluarga tdk masuk dalam Daftar Pemanfaat BPJS sehingga harus dirawat Umum. Karena nya kami dari GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU sangat mengharapkan uluran tangan untuk Muhammad Al Fariz.

#PEDULIMUHAMMADALFARIZ 

#KAMIKUMPULKAN

#KAMISALURKAN

#KAMIPERTANGGUNGJAWABKAN

Tuesday, August 11, 2020

Tuesday, August 11, 2020

𝐑𝐄𝐙𝐄𝐊𝐈 𝐈𝐓𝐔 𝐏𝐔𝐍𝐘𝐀 𝐀𝐋𝐀𝐌𝐀𝐓

 

𝐑𝐄𝐙𝐄𝐊𝐈 𝐈𝐓𝐔 𝐏𝐔𝐍𝐘𝐀 𝐀𝐋𝐀𝐌𝐀𝐓⁣

⁣Kalau Rizqi Itu Diukur Dari Kerja Keras, Maka Kuli Bangunan Lah Yg Akan Cepat Kaya.⁣ 

⁣Jika Rizqi Itu Ditentukan Dr Waktu Kerja... Maka Warung Kopi 24 Jam Lah Yg Akan Lbh Mendapatkanya.. Bahkan Mungkin Mampu Mengalahkah KFC Dan Mc. Donald.⁣ 

⁣Jika Rizki Itu Milik Orang Pintar, Maka Dosen Yg Bergelar Panjang Yg Akan Lbh Kaya...Jika Rizqi Itu Karena Jabatan... Maka Presiden Dan Rajalah Orang Yg Akan Menduduki 100 Orang Terkaya Di Dunia..⁣ 

⁣Rizqi Itu Karena Kasih Sayang Allah.⁣ 

" Mengejar Rizqi, Jangan Mengejar Jumlahnya, Tetapi Berkahnya."⁣ 

( Ali Bin Abi Thalib )⁣ 

⁣𝐌𝐄𝐒𝐊𝐈𝐏𝐔𝐍 𝐋𝐀𝐑𝐈, 𝐑𝐈𝐙𝐊𝐈𝐌𝐔 𝐀𝐊𝐀𝐍 𝐓𝐄𝐓𝐀𝐏 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐄𝐉𝐀𝐑𝐌𝐔⁣ 

⁣“Kalaulah Anak Adam Lari Dari Rizqinya (Untuk Menjalankan Perintah Allah) Sebagaimana Ia Lari Dari Kematian, Niscaya Rizqinya Akan Mengejarnya Sebagaimana Kematian Itu Akan Mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)⁣ 

Miskin Kaya Sudah Ada Yang Mengaturnya.⁣ 

⁣𝐀𝐁𝐃𝐔𝐑𝐑𝐀𝐇𝐌𝐀𝐍 𝐁𝐈𝐍 𝐀𝐔𝐅 𝐒𝐄𝐋𝐀𝐋𝐔 𝐆𝐀𝐆𝐀𝐋 𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐌𝐈𝐒𝐊𝐈𝐍

⁣Jika Tiba-Tiba Kondisi Ekonomi "Down", Dalem Terhibur Mengingat Kisah Bisnis Abdurrahman Bin Auf, Tentang Investasinya Membeli Kurma Busuk.⁣ 

⁣Suatu Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Berkata, Abdurrahman Bin Auf R.A Akan Masuk Surga Terakhir Karena Terlalu Kaya. ⁣ 

Ini Karena Orang Yang Paling Kaya Akan Dihisab Paling Lama.⁣ 

Maka Mendengar Ini, Abdul Rahman Bin Auf R.A Pun Berfikir Keras, Bagaimana Agar Bisa Kembali Menjadi Miskin Supaya Dapat Masuk Syurga Lebih Awal.⁣ 

Setelah Perang Tabuk, Kurma Di Madinah Yang Ditinggalkan Sahabat Menjadi Busuk. Lalu Harganya Jatuh.⁣ 

⁣Abdurrahman Bin Auf R.A Pun Menjual Semua Hartanya, Kemudian Memborong Semua Kurma Busuk Milik Sahabat Tadi Dengan Harga Kurma Bagus.⁣ 

Semuanya Bersyukur, Alhamdulillah, Kurma Yang Dikhawatirkan Tidak Laku, Tiba-Tiba Laku Keras! Diborong Semuanya Oleh Abdurrahman Bin Auf. Sahabat Gembira. Abdurrahman Bin Auf R.A Pun Juga Gembira. Sahabat Lain Gembira Sebab Semua Dagangannya Laku. Abdurrahman Bin Auf R.A Gembira Juga, Sebab Berharap Jatuh Miskin! Masya Allah, Hebat.⁣ 

⁣Coba Kalau Kita ? Usaha Diuji Dikit, Udah Teriak Tak Tentu Arah. Abdurrahman Bin Auf R.A Merasa Sangat Lega, Sebab Tahu Akan Bakal Masuk Surga Dulu, Sebab Sudah Miskin.⁣ 

Namun, Masya Allah. Rencana Allah Subhanahu Wa Ta'ala Itu Memang Terbaik...⁣ 

Tiba-Tiba, Datang Utusan Dari Yaman Membawa Berita, Raja Yaman Mencari Kurma Busuk.⁣ 

Rupa-Rupanya, Di Yaman Sedang Berjangkit Wabah Penyakit Menular, Dan Obat Yang Cocok Adalah KURMA BUSUK ! Utusan Raja Yaman Berniat Memborong Semua Kurma Abdurrahman Bin Auf R.A Dengan Harga 10 Kali Lipat Dari Harga Kurma Biasa. Subhanalloh.⁣ 

Orang Lain Berusaha Keras Jadi Kaya. Sebaliknya, Abdurrahman Bin Auf Berusaha Keras Jadi Miskin Tapi Selalu Gagal. ⁣ 

Benarlah Firman Allah:⁣ 

"Wahai Manusia, Di Langit Ada Rizqi Bagi Kalian. Juga Semua Karunia Yang Dijanjikan Pada Kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 ).⁣ 

Jadi, Yang Banyak Memberi Rizqi Itu Datangnya Dari Kurma Yang Bagus Atau Kurma Yang Busuk? Allah Subhanahu Wa Ta'ala Lah Yang Memberi Rizqi.⁣ 

Semoga Kisah Ini Dapat Menyuntik Kembali Semangat Dalam Diri Kita Semua, Yang Sedang Diuji Dalam Pekerjaan Dan Usaha Kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN KEPADA ALLAH Dibanding Urusan Dunia Yang Sementara Ini... 

Tuesday, August 11, 2020

Tabligh Akbar Bersama Syekh Muhammad Ali Jaber



Pengurus Masjid Besar Jami' Pulau Kijang, Phbi Reteh, Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) Reteh Bekerja Sama Dengan Pejuang Subuh Inhil Akan Menghadirkan Komunitas Riau Mengaji Bersama Al Ustadz Syekh Muhammad Ali Jaber Di Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

Ingat..... Waktu Dan Tempatnya

 

Tuesday, August 11, 2020

Do'a Kami

 


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

*_Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuuh._*
بِسۡـــــــــمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِـــــــيمِ
*_Ya Allah di pagi ini ampunkanlah dosa-dosa kami, dosa kedua ibu bapa kami, seluruh ahli keluarga kami, saudara-saudara kami, sahabat-sahabat kami_*
_*Panjangkan umur kami, mudahkanlah rezki kami, Kurniakan kami keselamatan & kesehatan yang baik.*_ _*Tunjukilah kami jalan yang benar. Berkahilah kehidupan kami di dunia dan di akhirat & masukkanlah kami ke dalam syurga mu Ya Allah*_
*_Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin_*
وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
آمِّيْنَ, آمِّيْن, آمِّيْن,َ يا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Sunday, August 9, 2020

Sunday, August 09, 2020

Kisah Inspiratif Imam Hanafi


Nu'man Bin Tsabit Yang Dikenal

Dengan Sebutan

*Abu Hanifah*,

Atau Populer Disebut

*Imam Hanafi*,

Pernah Berpapasan

Dengan Anak Kecil Yang Berjalan

Mengenakan Sepatu Kayu

(Terompah Kayu).

Sang Imam Berkata:

_"Hati-Hati Nak Dengan Sepatu Kayumu Itu, Jangan Sampai Kau Tergelincir."_

Bocah Ini Pun Tersenyum

Dan Mengucapkan Terima Kasih,

Dan Bertanya:

_"Bolehkah Saya Tahu Namamu Tuan?"_

_"Nu'man Namaku",_

Jawab Sang Imam.

_"Jadi, Tuan Lah Yang Selama Ini Terkenal Dengan Gelar *Al-Imam Al-A'dhom*. (Imam Agung) Itu..??"_

Tanya Si Bocah.

_"Bukan Aku Yang Memberi Gelar Itu, Masyarakat-Lah Yang Berprasangka Baik Dan Memberi Gelar Itu Kepadaku."_

Si Bocah Berkata Lagi:

_"Wahai Imam, Hati-Hati Dengan Gelarmu. Jangan Sampai Tuan Tergelincir Ke Neraka Karena Gelar Itu...! Sepatu Kayuku Ini Mungkin Hanya Menggelincirkanku Di Dunia. *Tapi Gelarmu Itu Dapat Menjerumuskanmu Ke Dalam Api Yang Kekal,* Jika Kesombongan Dan Keangkuhan Menyertainya."_

Ulama Terkenal Yang Diikuti Banyak Umat Itupun Tersungkur Menangis.

*Imam Abu Hanifah*

Bersyukur.

Siapa Sangka,

Peringatan Datang Dari Lidah

Seorang Bocah.

Betapa Banyak Manusia

*Tertipu Karena Popularitas,*

*Tertipu Karena Kedudukan Dan Jabatan,*

*Tertipu Karena Gelar*

*Tertipu Karena Maqom Dan Posisi,*

*Tertipu Karena Harta Yang Berlimpah,*

*Tertipu Karena Status Sosial Dll.*

Jangan Sampai Kita

~Tergelincir...

~Jadi Angkuh

&

~Sombong.

Karenanya,

Pepatah Mengatakan:

*_"Sepasang Tangan Yang Memegangmu Kala Terjatuh, Lebih Harus Kau Percayai_* _*Daripada Seribu Tangan Yang Menyambutmu Kala Engkau Tiba Di Puncak Suksesmu".*


 

Friday, August 7, 2020

Friday, August 07, 2020

MUHASABAH

 

Sudah Menjadi Sunnatullah Bahwa Setiap Orang Punya Kapasitas Untuk Menilai Diri Kita dengan Segala Meskipun Tanpa Tau Siapa Kita. Karena Nya Hidup Ini Akan Terasa Indah Jika Dijalani dengan Bijak, Ikhlas. Dibingkai dengan Sabar, Disampul dengan Kebaikan dan dibaluti Hati dengan Penuh Kasih Sayang. Jangan Pernah Berhenti untuk Menebarkan Kebaikan, Tetaplah Tersenyum dan Membuat orang Lain Tersenyum. Tetaplah Berfikir Positif dan Selalu Berprasangka Baik Terhadap Sesama Serta Jangan Pernah Berputus Asa dari Rahmat Allah Swt. Karena Sesungguhnya Rahmat Allah Swt Itu Maha Luas Bagi Orang Orang Yang Bersyukur.

Friday, August 07, 2020

Jum'at Berkah

 


مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
(QS. Al-Baqarah : 261)
“Sedekah di hari Jumat dibanding dengan sedekah di hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan sedekah di bulan – bulan selainnya.”
(Ibnu Qayyim Al Jauzi)
Friday, August 07, 2020

Do'a ku


 *السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه*

*بسم آلله الر حمن الر حيم *
Ya Allaah di pagi ini ampunkanlah dosa-dosa kami, dosa kedua ibu bapa kami, seluruh ahli keluarga kami, saudara-saudara kami, sahabat-sahabat kami.
Panjangkan umur kami, murahkanlah rezki kami, Kurniakan kami keselamatan dan kesehatan yang baik.
Tunjukilah kami jalan yang benar. Berkahilah kehidupan kami di dunia dan di akhirat & masukkanlah kami ke dalam syurga Mu karena keridhaan Mu.
Aamiin Yaa Rabb
,*وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْ*َ.
*آمِّيْنَ, آمِّيْن, آمِّيْن,َ يا رَبَّ الْعَالَمِي*

Tuesday, August 4, 2020

Tuesday, August 04, 2020

KISAH INSPIRATIF


*BERBUAT BAIKLAH, MESKI SEMPIT*

Seorang wanita kaya raya berdiri di tepi jalan akibat kendaraannya rusak tak mampu berjalan.
Berulang kali ia memberi tanda dengan tangannya,
namun tak ada yang berkenan hati menyinggahinya.
Waktu terus berjalan...
Dan rintik hujan mulai menetes jatuh.
Dan hatinya semakin cemas, 
karena gelap malam mulai berarak.
Hingga tiba-tiba saja...
Sebuah mobil tua yang payah berhenti.
Tepat di sisi Sang Nyonya nan kaya itu.
Di belakang kemudi, 
tampaklah sesosok pemuda berkulit gelap.
Wanita itu menatapnya, dan menatap mobil tuanya.
Wanita itu ragu, sungguh ragu:
apakah ia ikut menumpang,
atau tetap menunggu di tepi jalan yang mulai gelap itu?
Nyonya kaya itu bimbang dan ragu,
pasalnya ia mengira segenap manusia
mengetahui kekayaan dan harta bendanya...
Tapi akhirnya,
ia putuskan sudah.
Ia menaiki mobil tua itu, dan menumpanginya.
Dalam perjalanan itu,
Sang Nyonya kaya menanyakan nama dan pekerjaan anak muda itu.
Anak muda yang tampak payah dalam kemiskinannya.
“Namaku Adam. 
Dan pekerjaanku adalah sopir taksi,” jawab anak muda itu.
Wanita itu sedikit lebih tenang sekarang.
Dalam hatinya, ia sedikit mengutuk diri,
agak menyesali buruk sangkanya sejak awal tadi.
Sekarang tampak padanya:
betapa anak muda itu penuh adab,
hingga bahkan tak melirik sedikit pun padanya.
Singkat cerita,
mereka pun tiba di kota.
Dalam hatinya, 
Sang Nyonya kaya itupun telah berniat
akan memberikan seberapa besar pun upah 
yang diminta pemuda itu.
Sang Nyonya pun meminta sopir taksi itu berhenti.
Taksi itupun berhenti.
“Berapa upahnya, Anak muda?”
“Tidak ada, Nyonya...”
“Tidak ada??!
Mana mungkin? Engkau telah menolongku,
dan mengantarku dengan selamat...”
Adam, anak muda itu tersenyum saja.
“Upahku adalah Nyonya berjanjilah 
untuk melakukan kebaikan kepada siapa saja yang Nyonya temui...”
Adam, sopir taksi itupun berlalu,
meninggalkan Sang Nyonya dalam kebisuannya.
Dan dalam keterkejutan jiwanya,
Sang Nyonya kaya itu melangkahkan kakinya.
Di depan sebuah kafe kecil, langkahnya terhenti.
Ia masuk ke dalam, dan kepada seorang pelayan wanita
ia memesan secangkir kopi hangat...
Sang pelayan pun sejurus kemudian datang.
Menyajikan secawan kopi panas untuk Sang Nyonya itu.
Sang Nyonya memandang pelayan wanita itu.
Tampak lelah dan payah sekali wajahnya.
Perutnya tampak besar dan buncit.
“Anda tampak sangat lelah. Kenapa?” tanyanya.
Pelayan itu tersenyum susah-payah.
“Waktu persalinan sudah menjelang, Nyonya...”
“Mengapa tidak rehat dan cuti saja?”
“Saya harus menabung untuk biaya persalinan bayiku, Nyonya...”
Sang Nyonya itu mengangguk pelan.
Secawan kopi panas itupun selesai.
Sang Nyonya membayar kopinya.
Sang pelayan membawa uang itu 
ke kasir untuk mengambilkan kembaliannya,
karena uang besar itu setara dengan 10 cawan kopi.
Tapi kursi Nyonya kaya itu telah kosong
saat Sang Pelayan ingin menyerahkan kembaliannya.
Matanya mengedar ke segenap penjuru,
tapi Nyonya itu benar-benar telah pergi.
Tapi di meja itu, ia menemukan secarik kertas:
“Kembalian kopiku itu kuhadiahkan untukmu...”
Betapa gembira hati Pelayan itu!
Ia membalik kertas itu untuk kembali menemukan 
sebaris kalimat lain:
“Dan di bawah meja ini,
saya juga menitipkan hadiah untuk calon bayimu...”
Hampir saja ia berteriak histeris,
karena yang di bawah meja itu adalah
sejumlah uang yang setara dengan gajinya
selama 6 bulan!
Air matanya tak mungkin lagi dibendung.
Ia bergegas pergi. Meminta izin dari kerjanya.
Ia pergi mendahului angin...
Suaminya harus tahu kegembiraan ini.
Suami yang jiwanya galau sepanjang hari
memikirkan kelahiran bayinya...
Ia masuk menerobos pintu rumahnya.
Memanggil-manggil sang suami yang terkejut
dan terheran atas kepulangannya di waktu tak biasa.
“Apakah sudah waktunya melahirkan?”
pikir Sang Suami.
Tapi istrinya memeluknya erat.
Suaranya berbaur bahagia dan haru.
“Bersyukurlah, Adam...
Akhirnya Tuhan memberikan jalan keluarNya!”
Dan Adam, supir taksi budiman itu
terdiam tanpa kata mendengar tutur kisah sang istri,
dan melihat “hadiah kebaikan” yang dibawanya.
Jangan pernah melupakan:
Kebaikan itu pasti akan kembali kepadamu,
suatu waktu nanti...
Berbuat baiklah, dan selalu ingat:
*Tidak ada balasan untuk kebaikan kecuali kebaikan belaka*
Jadi, apa kebaikan kita hari ini?
Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya
Barakallah fikum. 
Selamat beraktifitas

Translate

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan
Pasang Iklan disini Syaratnya sangat mudah dan bermanfaat, cukup menjadi anggota Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) jadi hanya dikenakan Biaya Rp.10.000/bulan dan akan di Kumpulkan untuk Donasi Kegiatan Sosial untuk Kaum Dhuafa