Gerakan Sosial Sepuluh Ribu

Kami Kumpulkan - Kami Salurkan - Kami Pertanggung Jawabkan

Breaking

Saturday, August 21, 2021

Saturday, August 21, 2021

GASEBU INISIASI WARGA TERLANTAR KERUMAH SAKIT DAN KOORDINIR PROSESI FARDU KIFAYAH

 


Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) menginisiasi warga terlantar yang biasa dipanggil oleh warga di area pasar jalan SMP  dengan panggilan Wae untuk dibawa kerumah sakit Tengku Sulung Kelurahan Madani Kecamatan Reteh. Jumat (20082021)

Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan bahwa info terkait pasien pertama kali di posting di grup WA Gasebu oleh Inisiator Gasebu yang mengshare pasien atas nama Podang sedang terbaring lemah di tempatnya biasa dia tidur. Selanjutnya pengurus bergerak kelokasi untuk melihat lebih jelas kondisinya dan ternyata memang sudah sangat lemah karena mungkin tadi malam kehujanan dan kedinginan setelah hujan lebat dan angin kencang yang melanda semalaman. Dan pada saat kita kelokasi sudah banyak warga yang berkerumun dan sudah ada juga yang memberikan makan dan minum tapi kondisinya sudah memang sangat lemah. Karena saat itu juga sudah pukul 11.30 Wib dan hari Jumat sehingga masyarakat hanya memberikan pertolongan sekedarnya. 

Lanjut H Jalaluddin Husain setelah shalat Jumat inisiator Gasebu menyarankan agar Podang dibawa kerumah sakit dan langsung setelah shalat jumat kita bergerak membawa ambulance, membersihkan tubuh pasien bersama sama dengan pengurus gasebu dan warga yang ada, memberikannya pakaian dan selanjutnya pasien sekitar pukul 14.00 kita bawa ke Rumah Sakit Tengku Sulung untuk mendapatkan perawatan. Alhamdulillah setelah mendapatkan perawatan kondisinya sudah lebih baik sampai kemudian pasien dipindahkan keruang perawatan. Kita juga mencoba menghubungi keluarga pasien yang ada di Kecamatan Keritang melalui anggota Gasebu Abdul Muin dan juga kita share ke media sosial. Alhamdulillah sore hari sekitar pukul 16.00 WIB melalui inisiator kita dapat terhubung dengan keluarga pasien di Sungai Gergaji. 

Pada malam hari nya perawat di ruang perawatan menghubungi kita untuk kerumah sakit karena pasien membuka semua infust yang terpasang dan juga membuka pakaian yang dikenakannya sehingga kita berusaha untuk memasangkan kembali pakaiannya namun dilepas lagi dan saat itu kondisinya memang sudah cukup stabil dengan tensi 110 yang sebelumnya hanya 60. Kondisi ini menyulitkan kita dan pihak perawat sehingga kita menghubungi pihak keluarga untuk solusinya dan akhirnya kesepakatan inisiator dengan pihak keluarga di sungai gergaji untuk malam ini juga kita bawa ketempat keluarganya dengan menggunakan ambulance yang dimiliki Gasebu dengan sebelumnya kita menghubungi Lurah Pulau Kijang Pak Surya Indra untuk meminta pengawalan Satpol PP. Saat semua persiapan untuk membawa pasien kita siapkan dan pembayaran administrasi kita selesaikan tiba tiba melalui guntur kita mendapat info kalau kondisi podang alias wae negdrop dan kita langsung menuju keruang perawatan dan menghubungi perawat dan dokter dan setelah diperiksa ternyata beliau sudah meninggal. Dan kita langsung menghubungi pihak keluarga terkait wafatnya pasien dan kita sepakati dengan pihak keluarga kalau almarhum kita makamkan di Pulau Kijang. Dan malam itu semua persiapan terkait pelaksanaan Fardhu Kifayah kita bicarakan bersama dengan Lurah Pulau Kijang sebelum kita bubar dari rumah sakit.

Lurah Pulau Kijang Surya Indra mengatakan sangat mengapresiasi inisasi yang dilakukan oleh Gasebu yang tanggap terhadap permasalahan sosial yang ada ditengah masyarakat. Terkait wafatnya saudara kita Wae sepenuhnya memang kita percayakan kepada Gasebu untuk mengurusnya dan alhamdulillah semua berjalan baik mulai saat id evakuasi dari tempat almarhum biasa tidur sampai kemudian meninggal dunia dan dimakamkan berjalan dengan baik dan lancar. Tentunya selaku pemerintah kelurahan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu pasien baik dari segi pemikiran, tenaga dan juga bantuan donasi untuk pembiayaan rumah sakit dan juga penyelenggaraan fardhu kifayah untuk pasien. Semoga kesadaran dan kepedulian seperti ini terus tumbuh ditengah tengah masyarakat kita dan apa yang sudah dilakukan bernilai ibadah disisi Allah Swt.

Injsiator Gasebu Nahrawi yang dihubungi melalui selluler nya mengatakan bahwa hari ini kepedulian dan kesadaran kita untuk membantu sesama yang mengalami kesusahan sangat terasa. Kasus warga terlantar ini menjadi cerminan bagi kita semua bahwa memanusiakan manusia itu suatu hal yang sangat mutlak harus kita lakukan terlepas dari faktor siapa dia dari kalangan mana dia. Hamba Allah yang sehari hari kita kenal dengan Wae ( yang kemudian kita ketahui namanya melalui bang fahmi/Joy) yakni Podang menjadi inspirasi bagi kita semua bahwa kepedulian dan kesadaran kita terhadap sesama itu masih kuat tinggal lagi bagaimana memenej nya secara baik terbukti dengan kasus warga terlantar ini berbagai pihak ikut membantu terutama sekali dari sisi pendanaan. Karena nya ucapan terima kasih disampaikan kepada Bapak Camat Reteh, Bapak Lurah Pulau Kijang, Keluarga Besar RSUD Tengku Sulung, KUA Kecamatan Reteh dan penyuluh Agama Kecamatan Reteh, Pengurus Mushalla Almuqarrabien, Remaja Masjid dan semua pihak serta donatur yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjalin dan menjadi ladang amal bagi semua.



















ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN


#GerakanPeduliPodang

#GerakanSosialSepuluhRibu_GASEBU

#EmakEmak_GASEBU

#KorcamEnok_GASEBU

#KamiKumpulkan

#KamiSalurkan

#KamiPertanggungjawabkan

Saturday, August 21, 2021

GASEBU SALURKAN DONASI UNTUK KAUM DHUAFA YANG DIRAWAT DIRUMAH SAKIT TENGKU SULUNG




Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) kembali salurkan donasi untuk pasien yang dirawat di Rumah Sakit Tengku Sulung Kelurahan Madani Kecamatan Reteh, Kamis 19082021


Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan bahwa informasi terkait pasien atas nama Jumaiyah                      yang beralamat di Jalan H Sanusi Kelurahan Metro yang didiagnosa mengalami sakit komplikasi Ginjal, paru paru, diabetes dan asam urat kita terima dari masyarakat yang disampaikan kepada anggota Emak Emak Gasebu. Dan untuk selanjutnya kita konfirmasi terkait kondisi kehidupan pasien dan melakukan survei langsung kelapangan dan juga menjenguk pasien di Rumah Sakit serta berkomunikasi dengan pihak keluarganya. 


Sebagai wujud kepedulian kita dan sesuai komitmen Gasebu selanjutnya pasien kita bantu untuk biaya kehidupan keluarga yang sedang sakit karena itu kebutuhan yang mendesak yang diperlukan oleh keluarga. Dan kita bersyukur karena pasien memiliki BPJS sehingga semua biaya dalam tanggungan BPJS.


Kita doakan semoga pasien segera diberikan kesembuhan oleh Allah Swt dan kembali dapat melanjutkan aktivitasnya sehari hari dan bantuan dari donatur dapat bermanfaat bagi meringankan keluarga. Demikian juga dengan donatur yang telah memberikan kepeduliannya semoga menjadi ladang amal.


ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN


#GerakanSosialSepuluhRibu_GASEBU

#EmamEmak_GASEBU

#KorcamEnok_GASEBU

Translate

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan
Pasang Iklan disini Syaratnya sangat mudah dan bermanfaat, cukup menjadi anggota Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) jadi hanya dikenakan Biaya Rp.10.000/bulan dan akan di Kumpulkan untuk Donasi Kegiatan Sosial untuk Kaum Dhuafa