Gerakan Sosial Sepuluh Ribu

Kami Kumpulkan - Kami Salurkan - Kami Pertanggung Jawabkan

Breaking

Sunday, August 30, 2020

Sunday, August 30, 2020

Luar Biasa, Gasebu Salurkan Donasi Al-Qur'an 49 Eksemplar dari Hamba Allah

Indragirione.com, - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) kembali salurkan donasi, kali ini berupa Al-Qur'an dari hamba Allah untuk beberapa kelompok rumah tahfiz dan pengajian di Pulau Kijang, pada Minggu (30/8/20).

Beberapa rumah tahfiz dan pengajian tersebut di antaranya,  

- TPSQ dan Rumah Tahfidz Az-Ziziyyah, pimpinan bapak Ramli Usman jalan Indragiri.
- Pengajian Ibu Madina Jalan Pasar Boom Tepi Laut.
- Pengajian Ibu Salda Jalan Persatuan. 
- Pengajian Bapak Ali Akbar Jalan Kelapa Gading.
- Pengajian Ar Rahman Jalan Belibis.

Ketua Gasebu, H. Jalaluddin Husain merbuat, Al Qur'an diterima dari seorang hamba Allah pada hari Jumat (28/8) malam lalu, direncanakan 49 eksemplar.

Berdasarkan hasil rapat pengurus, Al-Qur'an tersebut disalurkan kepada 5 kelompok pengajian yang ada di kelurahan Pulau Kijang. 4 kelompok pengajian mendapatkan 10 eksemplar, dan 9 eksemplarnya lagi untuk 1 kelompok, ”jelas H. Jalaluddin Husain.


Sementara Ramli Usman, salah satu penerima Al-Qur'an mengucap bersyukur dan terima kasih atas donasi Al-Qur'an dari hamba Allah melalui Gasebu.

"Memang anak-anak mengaji disini ada 2 kelompok yakni seni baca Al-Qur'an dan hafidz Qur'an yang disediakan ada 80 anak, jadi kami benar-benar sangat membutuhkan Al-Qur'an. Semoga bantuan ini berkah dan menjadi amal jariyah bagi donatur , "harapnya.

Inisiator Gasebu, Nahrawi yang juga ikut mendampingi pengurus dalam penyaluran donasi Al-qur'an tersebut sangat mengapresiasi inisiatif dari donatur yang telah mendonasikan Al-Qur'an untuk masyarakat Pulau Kijang.

"Kami sangat bangga dan mengapresiasi donatur Al-Qur'an ini, meskipun bantuan masih sangat jauh dari kebutuhan kelompok pengajian yang ada, karena dari 5 kelompok penerima yang disalurkan Al-Qur'an tersebut jumlah muridnya sekitar 215 otang yang aktif," kata Nahrawi.

Diduga karena kondisi pandemi Covid-19 sebagian orang tua lebih memilih mengajarkan Al-Qur'an kepada anak-anaknya dirumah.

Tentu ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk masa depan menciptakan kita dan saya rasa kegiatan ini sejalan dengan ceramah tabliq akbar yang disampaikan oleh Syekh Muhammad Ali Jaber beberapa waktu yang lalu di Masjid besar Jami Pulau Kijang yang pahalanya sangat luar biasa bagi yang mewakafkan Al -Qur'an, "ungkapnya.

Ia juga berharap donasi Al-Qur'an yang telah disalurkan oleh Gasebu dari hamba Allah dapat menjadi inspirasi bagi semua untuk turut mendonasikan Al-Qur'an.

Meskipun donasi yang disalurkan diluar perkiraan kami, karena memang tidak masuk dalam agenda kegiatan Gasebu saat ini, tapi karena kepercayaan dari donatur yang ingin mengalirkannya kepada Gasebu, tentu dengan senang hati kami menyalurkannya kepada kelompok pengajian yang ada, karena tanggungjawab dan amanah, "tutur Nahrawi.

Hadir dalam penyaluran donasi Al-Qur'an tersebut, inisiator Gasebu Nahrawi, Sekretaris Muhammad Rifai, anggota Gasebu Erlina, Nawarlis, Darwis, Abdul Muin dan Arsyad.


Sumber : Fajar Satria

Sunday, August 30, 2020

GASEBU Salurkan Bantuan Al-Qur'an dari Donasi ke 5 Kelompok Pengajian

 



Keluarga besar Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) menyalurkan donasi Alqur'an dari Hamba Allah sebanyak 49 eksemplar kepada 5 kelompok pengajian. Semoga donatur diberikan keberkahan dalam hidupnya dan menjadi amal jariyah serta menjadi inspirasi bagi kita. Minggu, (30/08/2020)

 

ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN


#KamiKumpulkan

#KamiSalurkan

#KamiPertanggungJawabkan

 


Sunday, August 30, 2020

10 WASIAT UNTUK FATIMAH AZ ZAHRA


Suatu hari Rasulullah Saw. datang ke rumah puterinya, Fatimah Az-Zahra dan setelah berbincang, menyampaikan sepuluh wasiat padanya.

1. Wahai Fatimah, wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan derajatnya.
2. Wahai Fatimah, wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.
3. Wahai Fatimah, tiadalah seseorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, melainkan Allah menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
4. Wahai Fatimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah menahannya dari meminum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Wahai Fatimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridaan suami terhadap istri. Andaikan suamimu tidak rida kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, murka suami adalah murka Allah juga.
6. Wahai Fatimah, apabila wanita mengandung anak di perutnya, maka malaikat memohonkan ampun baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, melebur seribu kejelakan. Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Jika meninggal, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, di dalam kubur akan mendapat taman yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. Wahai Fatimah, tiadalah wanita yang berkhidmat pada suami sehari semalam dengan rasa senang dan ikhlas serta niat yang benar, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya dan memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allah memberikannya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.
8. Wahai Fatimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suaminya, melainkan Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. Wahai Fatimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, melainkan malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu untuk menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
10. Wahai Fatimah, tiadalah wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kukunya, melainkan Allah akan memberi minuman dari arak yang dilak (kemas indah), yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Dan Allah mempermudah sakaratul maut baginya, serta dia menjumpai kuburnya berupa taman dari pertamanan surga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim.
Tentu saja, wasiat tersebut juga berlaku bagi para Muslimah agar menjadi pengingat terbaik untuk senantiasa bergembira menjalani beratnya tanggungjawab sebagai seorang wanita, khususnya istri, yang wajib berkhidmat pada suami.(*)


Sumber: Syarah Uqudullijain

Translate

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan
Pasang Iklan disini Syaratnya sangat mudah dan bermanfaat, cukup menjadi anggota Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) jadi hanya dikenakan Biaya Rp.10.000/bulan dan akan di Kumpulkan untuk Donasi Kegiatan Sosial untuk Kaum Dhuafa