Dengan mengusung motto ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN, Gerakan Sosial Sepuluh Ribu ( GASEBU) bersinergi dengan PHBI, Remaja Masjid Besar Jami' Pulau Kijang dan Pejuang Subuh Kecamatan Reteh tuntaskan proses pekerjaan rehab lantai jembatan Jalan Riau Pulau Kijang dengan anggaran swadaya masyarakat, Kamis (10062021)
Kegiatan ini awalnya terangkat dalam diskusi di grup WA FORER yang diwacanakan oleh Bapak Yurnalis (Mantan PU Kecamatan Reteh).
Iya benar saya, sengaja lemparkan wacana ini di grup WA Forer bahwa perlu ada usaha untuk perbaikan lantai jembatan Jalan Riau itu karena kondisi besi nya sudah keluar dibeberspa titik sehingga dikhawatirkan akan jebol, menunggu pemerintah untuk menanganinya dalam waktu singkat rasanya tidak mungkin Kenapa tidak kita lakukan dengan swadaya. Jadi diskusi hangat terus terjadi dan beberapa yang berkomentar menyetujui namun belum ada yang siap untuk mengkoordinir kegiatan ini. Lalu saya sampaikan bagaimana kalau Gasebu yang mengkoordinir kegiatan ini dan alhamdulillah saat itu inisiator Gasebu Nahrawi yang juga merupakan admin dari Grup WA Forer merespon dengan komentar digrup kapan kita mulai. Jadi prosesnya sangat cepat dimana hari itu juga kalau tdk salah tanggal 02062021 Nahrawi langsung membuat daftar donasi didalam grup WA Forer, Awalnya penggalangan donasi agak lambat sehingga secara pribadi saya sempat menanyakan seperti apa atau kita batalkan. Tapi lagi lagi Nahrawi merespon dengan kalimat Sekali layar terkembang surut kita berpantang. Dan Alhamdulillah akhirnya pekerjaan ini bisa terwujud hanya dalam 7 hari pengerjaan mulai dari saat diwacanakan persiapan sampai pengerjaan.
Sementara itu Inisiator Gasebu Nahrawi yang dihubungi melalui sellulernya membenarkan bahwa kawan kawan sudah melaksanakan kegiatan rehab lantai jembatan tersebut dan sudah selesai proses pengerjaannya tinggal tunggu kering, jadi untuk sementara ini kita tutup akses roda empat untuk melintas. Tanggapan negatif dan positif mewarnai kegiatan ini tapi itulah dinamikanya namun satu poin penting perlu digaris bawahi bahwa semangat gotong royong dan kepedulian kita sesungguhnya masih hidup dan tumbuh berkembang dengan sangat baik dimasyarakat kita, tinggal bagaimana memenej dan membangun kepercayaan dari sisi pelaksanaan karena itu adalah kuncinya.
Saya secara pribadi mohon maaf karena tidak bisa bergabung secara utuh selama proses pekerjaan karena kondisi kesehatan dan mewakili tim mengucapkan terimakasih kepada semua donatur yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu atas donasinya semoga menjadi amal jariyah, juga kepada Bapak Surya Indra Lurah Pulau Kijang meskipun kondisinya kurang sehat tetap memberikan suport dan dukungan finansisl semoga segera diberikan kesembuhan. Apresiasi untuk kawan kawan Gasebu, PHBI, adik adik Remaja Masjid Jami' yang sangat luar biasa dan semangat bekerja dan ikhlas beramal. Semoga apa yang sudah kawan kawan berikan menjadi kebaikan kedepan dan bernilai ibadah disisi Allah Swt. Dan tidak lupa kepada Komunitas Emak Emak Gasebu yang juga telah ikut berkontribusi memberikan suport konsumsi dalam kegiatan ini.
Dan pelaporan dana masuk dan keluar terkait kegiatan ini sebagai wujud transparansi, besok akan kita sampaikan kepada Bapak Lurah dan akan kita share digroup. serta umumkan di Masjid sebelum pelaksanaan shalat Jum'at.






















No comments:
Post a Comment