Monday, August 24, 2020
Saturday, August 22, 2020
Hari Keempat Program Baru Gasebu, Total 208 Pakaian Layak Pakai Telah Terkumpul
Indragirione.com, - Telah terkumpul sebanyak 208 pakaian layak pakai pada hari keempat, program gebrakan baru Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu).
Ketua Gasebu H. Jalaluddun Husain melalui anggotanya, Darwis menyebutkan tambahan donasi pakaian layak pakai diterima dari M Arsyad yang beralamat di Jalan Utama Pulau Kijang.
"Kemarin juga sudah kami terima dari bapak M Taufan di Lorong Bunga Tanjung yang langsung dijemput oleh anggota. Pakaian tersebut kami bawa ke sekretariat Gasebu untuk dilakukan proses sortir ulang. Total hari keempat ini sudah terkumpul 208 lembar pakaian," ungkap Darwis, Sabtu (22) / 8/20).
"Jika sudah rapi, artinya pakaian yang akan kami salurankan nantinya betul-betul layak pakai, steril dan langsung dapat dimanfaatkan oleh penerima. Jadi bagi donatur yang ingin berdonasi pakaian layak pakai ini, dapat langsung diantar ke Sekretariat Gasebu di jalan SMP, atau dapat kami jemput kerumah donatur, "kata H. Jalaluddin Husain.
Inisiator Gasebu, Nahrawi yang dihubungi melalui selulernya sangat mengapresiasi program yang dijalankan oleh pengurus Gasebu dalam hal mengatur pakaian layak pakai tersebut.
"Kami berharap akan lebih banyak masyarakat yang berdonasi kedepannya, karena saya sangat percaya, banyak pakaian tersimpan dilemari yang sudah bertahan-tahun tidak pernah dipakai, akan bermanfaat jika disumbangkan kepada saudara kita yang lebih membutuhkan," ujarnya.
Selain itu, Ia berharap jajaran pengurus Gasebu juga turut melakukan gerakan pakaian layak pakai. Beberapa informasi sudah diterima Gasebu dari masyarakat yang akan menyumbangkan pakaian layak pakainya dan saat ini sedang dalam proses belajar.
Semoga semua upaya yang dilakukan oleh Gasebu betul-betul sesuai dengan harapan masyarakat dengan mengedepankan motto Gasebu, Kami Kumpulkan, Kami Salurkan, Kami Pertanggung Jawabkan. Sehingga Gasebu dipercaya oleh masyarakat, "tutup Nahrawi.
Sunber : Fajar Satria
Friday, August 21, 2020
Jum'at Berkah, Gasebu Kembali Saluran Donasi Bagi Keluarga Almarhum Supriyanto
SUAMIKU MILIK WANITA LAIN
(Merinding
bacanya)
Berpuluh
kali membaca postingan ini, tidak akan bosan.
Pagi-pagi
sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa
satu tas besar di tangan kanannya.
Dari
matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis
bertengkar lagi dengan suaminya.
Meski
heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika
bertengkar dengan suaminya.
Ayah
Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya.
Sarah
mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan suaminya tadi malam.
Sarah
kecewa karena suaminya telah membohongi Sarah selama ini.
Sarah
menemukan buku rekening suaminya terjatuh di dalam mobil.
Sarah
baru tahu, kalau suaminya selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal
yang sama.
Sementara
Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama.
Berarti
sudah 1 tahun lebih, suaminya membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah
untuk yang lain.
Jangan-jangan
ada wanita lain??
Ayah
Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget
atau pun marah.
*"Sarah...,*
*» Yang
pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah melawan Firman Allah*
*karena
meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu"*
Kalimat
ayah sontak membuat Sarah
kebingungan.
Sarah
mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.
*»
"Yang kedua,* *mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya.*
*Hakmu
hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu.*
*Itu pun
untuk kebutuhan rumah tangga.*
Jika
kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu
tak boleh".
Lanjut
ayahnya.
"Sarah..,
suamimu menelpon ayah dan mengatakan bahwa sebenarnya uang itu memang diberikan
setiap bulan untuk seorang wanita.
Suamimu
tidak menceritakannya padamu, karena kamu tidak suka wanita itu sejak lama.
Kamu
sudah mengenalnya dan kamu merasa setelah menikah dengan suamimu, maka hanya
kamulah wanita yang memilikinya".
"Suamimu
meminta maaf kepada ayah karena ia hanya berusaha menghindari pertengkaran
denganmu.
Ayah
mengerti karena ayah pun sudah mengenal watakmu" mata ayah mulai
berkaca-kaca.
*"Sarah...,*
*kamu
harus tahu, setelah kamu menikah maka yang wajib kamu taati adalah suamimu.*
*Jika
suamimu berkenan padamu,*
*maka
Allah pun berkenan.*
*Sedangkan
suamimu, ia wajib taat kepada ibunya.*
Begitulah
Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya.
Jangan
sampai kamu menjadi penghalang bakti suamimu kepada ibundanya".
*"Suamimu..
dan harta suamimu adalah milik ibunya".*
Ayah
mengatakan itu dengan tangis. Air matanya semakin banyak membasahi pipinya.
Seorang
ibu melahirkan anaknya dengan susah payah dan kesakitan.
•
Kemudian ia membesarkannya hingga dewasa hingga anak laki-lakinya menikah, ia
melepasnya begitu saja.
•
Kemudian anak laki-laki itu akan sibuk dengan kehidupan barunya.
• Bekerja
untuk keluarga barunya.
•
Mengerahkan seluruh hidupnya untuk istri dan anak-anaknya.
• Anak
laki-laki itu hanya menyisakan sedikit waktu untuk sesekali berjumpa dengan
ibunya. sebulan sekali, atau bahkan hanya 1 tahun sekali.
"Kamu
yang sejak awal menikah tidak suka dengan ibu mertuamu..
Kenapa
??
Karena
rumahnya kecil dan sempit?? Sehingga kamu merajuk kepada
suamimu
bahwa kamu tidak bisa tidur disana.
Anak-anakmu
pun tidak akan betah disana.
Sarah..,
mendengar ini ayah sakit sekali".
"Lalu,
jika kamu saja merasa tidak nyaman tidur di sana..
Bagaimana
dengan ibu mertuamu yang dibiarkan saja untuk tinggal di sana?"
*"Uang
itu diberikan untuk ibunya.* Suamimu ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual
gorengan.
Dari
uang itu ibu suamimu hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin
dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya.
Sarah
membatin dalam hatinya, uang yang diberikan suaminya sering dikeluhkannya
kurang.
Karena
Sarah banyak membeli pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah.
Sarah
juga sangat menjaga penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa.
Berjalan-jalan
setiap minggu di mall. Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di
restoran.
Sarah
menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya
seorang tukang gorengan.
Tukang
gorengan yang berhasil :
•
Menjadikan suaminya seorang sarjana,.
•
mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang..
•
Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang
bisa ia gunakan setiap hari.
"Ayaaah,
maafkan Sarah", tangis sarah meledak.
Ibunda
Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.
*"Sarah...*
*•
kembalilah ke rumah suamimu.*
*Ia
orang baik nak...*
*•
Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.*
*• Bantu
suamimu menggapai surganya,* *dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu
bisa menghantarkanmu ke surga*
Ibunda
Sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.
Sarah
hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya.
Bathinnya
sakit, menyesali sikapnya.
Sarah
pun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kepada suaminya
atas prasangka yang salah selama ini.
Dilain
hari, Sarah pun mengikuti suaminya bersilaturahmi kepada ibu kandung suaminya
alias mertuanya.
Suaminya
meneteskan air mata menatap istrinya yg ditangan istrinya tertenteng 5 liter
minyak goreng untuk mertuanya.
Tetesan
air mata suami bukan masalah jumlah liternya tapi karena perubahan istrinya yg
senang dan nampak ikhlas hendak datang kepada orang tuanya alias mertua
istrinya.
Seterusnya
Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya.
Sesekali
waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi meminta anjangsana ke rumah
mertuanya dan juga orang tuanya...
Kirimkan
Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan
mengambil manfaat dari kisah ini,.. sehingga anda pun akan mendapatkan pahala..
![]()
![]()
![]()
![]()
@sahabat
syurga@
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
Thursday, August 20, 2020
Pasien Ini Tidak Dirujuk ke Pekanbaru karena Kurang Biaya, GASEBU Reteh Cari Solusi
Indragirione.com, - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Kecamatan Reteh kembali salurkan donasi untuk pasien Samsu, Kamis (20/08/2020).
Donasi
diserahkan langsung oleh ketua GASEBU Reteh H. Jalaluddin Husain didampingi
oleh Abdul Muin dan Inisiator Gasebu Nahrawi.
"Donasi
yang kami serahkan hari ini adalah biaya transportasi kepulangan pasien Samsu
ke Sungai Gundul, Desa Seberang Pulau Kijang setelah dirawat dirumah sakit Puri
Husada Tembilahan. Diketahui Samsu mengalami pembengkakan hati," ujar H.
Jalaluddin Husan.
Sementara
itu Inisiator GASEBU, Nahrawi mengatakan Samsu beberapa waktu lalu dirujuk dari
Puskesmas Pulau Kijang ke RSUD Puri Husada Tembilahan, dan setelah beberapa
waktu dirawat dokter menyarankan dirujuk ke Pekanbaru.
"Karena
keterbatasan pembiayaan belum bisa dirujuk dan pihak keluarga pak Samsu meminta
agar pak Samsu dipulangkan dulu. Saat ini GASEBU sedang berusaha dan
memfasilitasi serta mencari solusi agar pasien Samsu bisa dirujuk ke
Pekanbaru," jelasnya.
Lanjutnya,
saat ini kami sedang mempersiapkan kelengkapan administrasi untuk kami mohonkan
bantuan ke Dinsos dan Baznas, karena memang Samsu dari keluarga yang kurang
mampu.
"Kami
juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Seberang Pulau Kijang agar dapat
kiranya membantu warganya yang memerlukan pertolongan ini," jelas Nahrawi.
Di
kesempatan itu inisiator GASEBU tidak lupa ucapan terima kasih dan apresiasi
yang panas-panas yang telah mempercayakan kepada GASEBU untuk menyalurkan
bantuan.
"Tentunya
kita berharap kedepannya lebih banyak saudara-saudara kita yang peduli dengan
sesama dengan menyumbangkan sedikit saja dari harta yang dimiliki untuk
membantu sesama," tukasnya.
Jadi
intinya bukan pada persembahan tapi pada kesadaran dan kepedulian kita untuk
membantu sesama, karena dengan 10.000 perbulan saja yang didonasikan bersama-sama
pasti nominalnya akan banyak pula, dan insyaAllah kelak itu akan menjadi ladang
amal bagi kita semua.
Sumber :
Editor: Fathurrahman / Reporter: Fajar Satria
Do'a Bersama

Assalamu'alaikumwarrahmatullahiwabarakatuh
Ada orang yg menunggu pagi....
Hanya utk dicuci darahnya.
Ada orang yg menunggu pagi...
Hanya utk menebus obatnya.
Ada juga orang di pagi hari...
Menggigil karena semalaman hujan dan tdk
punya tempat berteduh.
Dan ada juga orang yg pagi harinya...
Tidak mendapatkan apapun utk dimakan.
Ada juga orang yg pagi harinya...
Dilanda musibah kebakaran, longsor dan
kematian.
Ketika kita merasakan
penderitaan-penderitaan ini, maka kita akan paham makna dari hadits :
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي
جَسَدِهِ آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ
الدُّنْيَا
*"Barangsiapa yg melewati pagi
harinya dgn perasaan aman dalam rumahnya, sehat badannya, dan memiliki makanan
untuk hari itu, maka seakan-akan ia telah memiliki dunia & seisinya.”* H.R.
Ibnu Majah
Subhanalloh ....
Namun kenyataannya ALLOH berfirman,
*"Dan sedikit sekali dari
hamba-hamba-Ku yg bersyukur...(kepada ALLOH ).."* (QS Saba':13)
Begitu seringnya kita bangun pagi dalam
kenyamanan sehingga menganggap segala nikmatNya seolah *hal biasa* dan baru
terasa berharga disaat ALLOH mengambilnya dari kita.
أَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا
نَافِعًا وَ رِزْقًا طَيِّبًا وَ عَمَلاً مُتَقًبَّلاً
*“Ya ALLOH... sesungguhnya aku memohon
kepada-Mu ilmu yg bermanfaat, rizki yg baik & amalan yg (Engkau) terima”*
Ya ALLOH...
Masukkan kami ke dalam golongan yg
*sedikit* itu, yang mampu berfikir bahwa waktu yang berkah adalah *waktu yg
diisi dgn penuh kebaikan*... Aamiin...
*بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ*![]()
![]()
![]()
GASEBU Mengucapkan Selamat Tahun Baru 1442 H
Wednesday, August 19, 2020
Seseorang bilang bahwa “Pelacur di Arab itu memakai cadar dan hijab” Jawaban Buya Hamka ini tak terduga!
Seseorang Bilang Bahwa “Pelacur Di
Arab Itu Memakai Cadar Dan Hijab” Jawaban Buya Hamka Ini Tak Terduga!
----------------------------------
Lalu HAMKA Menjawab, “Oh Ya? Saya
Barusan Dari Los Angeles Dan New York, Masya Allah, Ternyata Disana Tidak Ada
Pelacur,” Jawab Buya.. “Ah Mana Mungkin Buya, Di Mekkah Saja Ada Kok. Apalagi Di
Amerika, Pasti Banyak Lagi,” Kata Seseorang Tadi... Maka Kata Buya Hamka, “Kita
Ini Memang Hanya Akan Dipertemukan Dengan Apa-Apa Yang Kita Cari”
Meskipun Kita Ke Mekkah, Tetapi
Jika Yang Diburu Oleh Hati Adalah Hal-Hal Yang Buruk, Maka Syaitan Dari
Golongan Jin Dan Manusia Akan Berusaha Membantu Kita Untuk Mendapatkannya...
“Tetapi Sebaliknya, Sejauh
Perjalanan Ke New York, Los Angeles, Bila Yang Dicari Adalah Kebajikan Dan
Kebaikan, Maka Segala Kejelekan Akan Enggan Dan Bersembunyi” Tutupnya.
Hati Kita Kalo Sudah Busuk, Maka
Seringkali Dipertemukan Pada Hal2 Yang Busuk Pula, Walaupun Di Tempat Kebaikan
Sekalipun!
Buya Hamka
Tetaplah Lakukan Kebaikan Dan
Kebajikan, Meskipun Tidak Akan Semua Melihat Itu Baik. Biarkan Mereka Dengan
Semua Polemik Dan Intriknya Tidak Perlu Meresponnya Cukup Jawab Dengan Tetap
Istiqomah Dijalan Kebaikan Dan Kebajikan Itu
Tuesday, August 18, 2020
SENANGKAN ORANG LAIN, ALLAH AKAN MEMBUATMU SENANG
SENANGKAN ORANG LAIN, ALLAH AKAN MEMBUATMU
SENANG.
Jika ingin dibahagiakan Allah, maka
bikinlah orang lain bahagia.
Jika ingin ditolong Allah, maka rajinlah
menolong sesama.
Rasul tegaskan:
ان الله فى عون العبد ما دام العبد فى عون
اخيه
"Sungguh Allah menolong hambaNya,
selama Hamba Nya itu menolong sesamanya".
Suatu saat, Allah SWT bertanya kepada
Nabi Musa AS:
"Wahai Musa, mana ibadahmu untukKu?
"
Nabi Musa AS Menjawab:
"Semua ibadahku adalah untukMu yaa
Allah".
Allah SWT menjawab :
"Tidak wahai Musa !, sesungguhnya
ibadah ibadahmu itu untukmu sendiri".
Nabi Musa AS pun bertanya:
"Lalu ibadahku apa dan yang mana
untukMu yaa Allah? ".
Allah SWT menjawab: "Memasukkan
rasa bahagia ke dalam diri orang yang sedang hancur hatinya ".
Nabi Musa AS berkata:
"Yaa Allah, aku sudah melaksanakan
ibadah.
Lalu manakah ibadahku yang membuat
Engkau senang ?
Allah SWT : "Wahai Musa!, sholatmu
itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari
perbuatan keji dan munkar.
Dzikir?
Dzikirmu itu membuat hatimu menjadi
tenang dan damai.
Puasa ?
Puasamu itu melatih dirimu untuk
memerangi hawa nafsumu dan agar engkau menjadi orang baik.
Nabi Musa AS : "Lalu ibadah apa
yang bisa membuat hati Mu senang yaa Allah ?
Allah SWT :
Sedekah, infaq, dan Zakat mal mu serta
akhlaqul karimah mu.
Itulah yang membuat Aku senang.
Karena saat engkau membahagiakan orang
yang sedang susah,
Aku hadir bersamanya. Saat engkau
memberinya,
Aku akan menggantinya dengan berlipat
ganda 100 kali.
Ini ditegaskan Allah SWT di Al-Quran
Surah Al-Baqarah 2, ayat 261-262.
Jika hanya sibuk dengan ibadah ritual
dan merasa cukup dan bangga akan ini semua, maka ini adalah pertanda engkau
hanya mencintai dirimu sendiri, bukan mencintai Allah.
Bila engkau berbuat dan berkorban untuk
orang lain serta melunakan hatimu kepada orang lain,
Maka itu tandanya engkau mencintai Allah
dan Allah pun menyukainya.
Buatlah Allah senang maka Allah akan
limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia. Amin
A.Hamid Husain
Alumni:
- Gontor Ponorogo
- King Abdul Aziz University, Jeddah
- Ummul Qura Unuversity, Makkah
Saudi Arabia.
Alfaatihah
GASEBU Reteh Terima Donasi 125 Pakaian Layak Pakai dari Donatur
Indragirione.com, - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Kecamatan Reteh telah menerima donasi pakaian layak pakai dari donatur, Selasa (18/08/2020).
Inisiator GASEBU Nahrawi mengucap syukur karena program yang mengikuti pakaian layak pakai sudah mulai berjalan dan respon masyarakat cukup baik dengan adanya masyarakat yang menyerahkan bantuan pakaian layak pakai.
"Saya berharap kepada pengurus jika memungkinkan pakaian yang sudah disortir terlebih dahulu, kemudian dikemas secara terpisah untuk masing-masing jenis pakaian, misalnya pakaian laki-laki dewasa dipisah kemasannya antara baju dengan celana, demikian juga untuk pakaian perempuan dan anak anak, sehingga dapat memudahkan dalam pendistribusiannya nanti, ”kata Nahrawi.
Ia menambahkan, kedepan akan semakin banyak masyarakat yang mendonasikan pakaian layak pakainya, karena saya yakin dan percaya banyak pakaian kita di lemari yang sekian lama tidak terpakai yang maaf mungkin hanya memenuhi lemari di rumah.
"Mungkin akan sangat bermanfaat bagi saudara kita yang lebih membutuhkan, yang berapapun jumlah yang kita sumbangkan ini Insyaa Allah akan menjadi Ibadah buat kita. Jadi bukan pada instruksi tapi pada kepedulian kita dan asas manfaatnya," sebut Nahrawi.
Ketua GASEBU H Jalaluddin Husain saat dikonfirmasi pakaian layak pakai tersebut mengatakan, untuk saat ini yang sudah diterima akan dikumpulkan terlebih dahulu di sekretariat GASEBU sambil menunggu donasi dari donatur lainnya.
"Karena sudah ada juga dari masyarakat yang melapor akan mendonasikan pakaian layak pakai dan mereka sedang melakukan kegiatan, serta untuk pendistribusian akan langsung kami salurkan kepada masyarakat yang tertimpa musibah seperti kebakaran dan lainnya," jelas H Jalaluddin Husain.
Sementara sekretaris GASEBU Muhammad Rifai mengatakan bahwa donasi pakaian tersebut diterima oleh para donatur baik yang mengantar langsung ke Sekretariat maupun dijemput dari rumah kediaman donatur.
"Pakaian yang kami terima ini langsung disortir dan dihitung, total saat ini jumlah total pakaian tersebut sebanyak 125 lembar dari 3 orang donatur," tutupnya.
Monday, August 17, 2020
Gasebu Sampaikan Duka Cita Atas Meninggal Almarhum Zulkifli
KILASRIAU.com - Keluarga Besar Gerakan
Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) turut berduka cita atas berpulangnya kerahmatullah
saudara Zulkifli yang lebih dikenal dengan nama Panjol Ketua RT di Lorong Kayu
Pulau Kijang tadi malam sekira pukul 23.00 Wib dirumah sakit Puri Husada
Tembilahan, Minggu (16 / 08/2020).
Almarhum di dirawat mulai dirawat di Puskesmas Pulau Kijang Rabu
Malam Kamis, tanggal 12 Agustus 2020 kemudian dirujuk ke rumah sakit Puri
Husada Tembilahan pada Hari Jum'at sore tanggal 14 Agustus 2020 dan wafat pada
minggu malam Senin sekitar Pukul 23.00 WIB.
Ketua Gasebu H. Jalaluddin Husain melalui Sekretaris Gasebu
Muhammad Rifa'i menyerukan turut berduka cita sedalam-dalamnya dan semoga amal
ibadahnya di terima Allah SWT dan keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan
dan ke ikhlasnya.
"Hari ini kami dari keluarga besar
Gasebu melaksanakan ta'ziah kerumah duka di jalan Sederhana sebagai wujud rasa
duka kami kepada keluarga sekaligus menyerahkan donasi dari para donatur untuk
meringankan beban keluarga," kata Rifa'i
Inisiator Gasebu Nahrawi dalam
kesempatan Ta'ziah menyampaikan rasa bela sungkawa dari keluarga besar Gasebu,
semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran
dan ketabahan.
"Saat akan dirujuk ke Tembilahan
saya bersama keluarga besar Gasebu menemui almarhum di rumah sakit Tengku
Sulung Pulau Kijang untuk memberikan semangat untuk sembuh dari sakit jantung
yang dideritanya sekaligus menyerahkan donasi kepada istri beliau," ucap
Inisiator Nahrawi.
"Kondisinya saat itu memang sudah
sangat berat untuk bernafas dan sekujur badannya berkeringat. Berita
meninggalnya almarhum kita terima tadi malam dari pihak keluarga bahwa almarhum
telah wafat," tambahnya
Dikesempatan itu juga inisiator Gasebu
tidak lupa ucapan terima kasih dan terapung-panas pada donatur yang telah
mempercayakan kepada GASEBU untuk menyalurkan bantuannya.
"Tentunya kita berharap kedepannya
lebih banyak saudara-saudara kita yang peduli dengan sesama dengan
menyumbangkan sedikit saja dari harta yang dimiliki untuk sesama. Jadi intinya
bukan pada pengaturan tapi pada kesadaran dan kepedulian kita untuk membantu
sesama, karena dengan 10.000 perbulan saja
yang didonasikan bersama -sama pasti nominalnya akan banyak pula, dan
insyaAllah kelak itu akan menjadi ladang amal bagi kita semua, "tutupnya.
Hadir dalam kegiatan ta'ziah dan
penyaluran.donasi ini di antaranya inisiator gasebu Nahrawi, Sekretaris Gasebu
Muhammad Rifa'i, Nawarllis A Rahman dan Abdul Muin.
Sumber: Suriadi Rahman / Editor: Habibie










