Gerakan Sosial Sepuluh Ribu

Kami Kumpulkan - Kami Salurkan - Kami Pertanggung Jawabkan

Breaking

Sunday, September 6, 2020

Sunday, September 06, 2020

Kembali Gasebu Salurkan Donasi Al-Qur'an, Diapresiasi oleh KUA Reteh


Indragirione.com, - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) kembali salurkan donasi Al-Qur'an dari hamba Allah, pada Minggu (06/09/2020). Penyerahan donasi dilaksanakan disekretariat Gadebu Jalan SMP Pulau Kijang.

Penyaluran juga dihadiri oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Reteh, Drs. Suyuti Amhar, inisiator Gasebu Nahrawi, ketua Gasebu H. Jalaluddin Husain, Bendahara Gasebu Erlina dan anggota Gasebu, Darwis, Arsyad dan khair.


Ketua Gasebu H. Jalaluddin Husain dalam krisisnya mengatakan bahwa donasi Al-Qur'an yang diserahkan merupakan sumbangan dari hamba Allah yang dipercayakan kepada Gasebu untuk penyalurannya.

"Pada Jum'at lalu kami menerima donasi Al-Qur'an dari hamba Allah, dan hari ini kami langsung menyalurkan donasi tersebut kepada kelompok pengajian, dimana sehari sebelumnya sudah dilakukan koordinasi dengan RT diwilayah kelompok penerima," jelas H. Jalaluddin Husain.


Donasi Al-Qur'an tersebut merupakan tahap kedua yang disalurkan oleh Gasebu, sebelumnya juga sudah disalurkan sebanyak 49 eksemplar kepada 5 kelompok pengajian.

"Kami tidak ingin berlama lama untuk menahan setiap donasi yang masuk, begitu kami terima langsung diupayakan untuk segera disalurkan agar pahala bagi yang mendonasikan langsung aliran dan juga bisa dimanfaatkan oleh penerima," sebutnya.

Sementara KUA Kecamatan Reteh, Drs. Suyuti Ahmar sangat mengapresiasi keberadaan Gasebu. 

"Sejak saya menjadi KUA di Reteh baru kali ini ada lembaga yang meskipun baru dua bulan keberadaannya tapi kerja nyatanya sudah sangat dirasakan oleh masyarakat. Bukan hanya sekedar wacana atau retorika tapi langsung kerja nyata," ujar Sayuti.


Ia berharap kedepan, Gasebu dapat lebih banyak lagi untuk kemaslahatan ummat, karena memang lembaga seperti Gasebu sangat dibutuhkan ditengah-tengah masyarakat sebagai wadah mengumpulkan donasi dari para dermawan. Dan menjadi ladang amal bagi pengurus.

"Terkadang para dermawan banyak yang ingin menyumbang untuk mendapatkan sosial tapi tidak ada wadahnya dan merasa segan untuk menyerahkann langsung kepada penerima. Nah, Alhamdulillah dengan adanya Gasebu ini menjadi solusi bagi para donatur," ucapnya.

Inisiator Gasebu, Nahrawi sangat berterimakasih atas apresiasi yang telah disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Reteh. 

"Tentunya ini akan menjadi penyemangat dan motivasi bagi jajaran pengurus untuk terus jiwa bagi masyarakat. Saya juga mendorong para pengurus untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan jajaran pemerintah di berbagai kegiatan yang akan dilakukan," kata Nahrawi.

Lanjutnya, kami tidak henti-hentinya ucapan terimakasih kepada para donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada gasebu untuk menyalurkan donasi.

"Semoga para donatur diberikan keberkahan, dimurahkan rezeki sehingga dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat dengan hartanya. Kepada para pengurus semoga senantiasa yang diberikan kesehatan dan keistiqomahan dalam mengemban amanah ini demi membantu para kaum dhuafa, yakinlah bahwa Allah juga akan memberikan kepada kita semua," tukasnya.

Penyaluran Al-Qur'an tahap kedua diserahkan sebanyak 90 eksemplar untuk 9 kelompok pengajian yang ada di 3 kelurahan Kecamatan Reteh, yakni 2 di Kelurahan Metro, 1 di Kelurahan Madani dan 6 di Kelurahan Pulau Kijang.


Sumber : Fajar Satria




Sunday, September 06, 2020

GASEBU Kembali Salurkan Donasi Al-Qur'an dari Hamba Allah

 


Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) Kembali Salurkan Donasi Alqur'an Dari Hamba Allah Sebanyak 90 Eksemplar Kepada 9 Kelompok Pengajian Di 3 Kelurahan Bertempat Disekretariat Gasebu Jln Smp Yang Dihadiri Oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kec Reteh Bapak Drs. Suyuti Amhar, M.Pd.I. Semoga Donatur Diberikan Keberkahan Dalam Hidupnya Oleh Allah Swt.


















Saturday, September 5, 2020

Friday, September 4, 2020

Friday, September 04, 2020

Gasebu Reteh Kembali Salurkan Pakaian Layak Pakai Tahap II

 


Indragirione.com,- Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) kembali  melaksanakan penyaluran donasi pakaian layak pakai tahap II, Jum'at (04/09/2020). Penyaluran pakaian tahap II ini dilaksanakan di sekretariat Gasebu Jalan SMP Pulau Kijang.

Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan bahwa kegiatan penyaluran donasi pakaian layak pakai memang sudah diprogramkan penyalurannya seminggu sekali pada hari jum'at. 

"Untuk hari ini disalurkan kepada kaum dhuafa yang ada di jalan Suka Jadi, Gang Bersama dengan jumlah 24 KK, 106 jiwa dan 220 lembar pakaian layak pakai dalam berbagai jenis dan ukuran. Proses pendataan sudah kami laksanakan sehari sebelum pelaksanaan dengan langsung ke lokasi calon kelompok masyarakat penerima," tuturnya.


Suryani, mewakili masyarakat penerima pakaian layak pakai mengucapkan terimakasih kepada GASEBU yang telah mendonasikan kepadanya untuk menerima pakaian layak pakai.

"Semoga berkah dan bermanfaat untuk kami pergunakan sehari-hari. Dan juga kami ucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan pakaian layak pakai ini melalui Gasebu semoga dimurahkan rezekinya," kata Suryani.


Inisiator Gasebu Nahrawi saat dikonfirmasi mengatakan penyaluran donasi pakaian layak pakai ini akan terus dilakukan setiap hari Jum'at sepanjang donasi pakaian masih ada yang masuk.

"Lokasi kelompok penerimanya juga akan kami upayakan di acak setiap minggunya dan proses pendataannya juga akan tetap dilakukan bekerja sama dengan RT setempat. Semoga pakaian yang disalurkan sesuai selera para penerima, karena memang langsung mereka pilih sendiri sehingga benar-benar bermanfaat," jelasnya.



Ia juga tidak lupa mengucap terima kasih kepada jajaran pengurus atas kebersamaan dan kerjasamanya sehingga proses penyaluran dapat terlaksana dengan baik.

"Dan tidak lupa juga terima kasih kepada donatur yang telah memberikan donasinya untuk kami salurkan baik berupa dana, pakaian layak pakai dan Al-Qur'an semoga senantiasa diberikan kesehatan, dimurahkan rizkinya sehingga bisa terus menebar manfaat kepada masyarakat," ucap Nahrawi.

Lanjutnya, mohon juga doakan para pengurus Gasebu agar diberikan kesehatan dan keistiqomahan untuk terus dapat berbuat demi kemaslahatan ummat.


Sumber : Fajar Satria




Friday, September 04, 2020

GASEBU Kembali Salurkan Pakaian Layak Pakai


Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) kembali melaksanakan penyaluran donasi pakaian layak pakai tahap II Bekerjasama dengan DAPM Paduppai Mandiri, Untuk hari ini jumat (04092020) bertempat di Sekretariat GASEBU Jalan SMP disalurkan kepada kaum dhuafa yang ada di jalan Suka jadi Gang Bersama dengan Jumlah 24 KK, 106 Jiwa dan 220 lembar pakaian layak pakai dalam berbagai jenis dan ukuran.

Jazakallah kepada para donatur semoga menjadi ladang amal.

 















ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN

#KamiKumpulkan

#KamiSalurkan

#KamiPertanggungjawabkan


Tuesday, September 1, 2020

Tuesday, September 01, 2020

Apa Itu Ikhlas ?

 


  •  Ikhlas itu ketika menyembunyikan amal shaleh sebagaimana menyembunyikan dan menutup rapat keburukan.
  • Ikhlas itu ketika meniatkan seluruh ibadah hanya untuk Allah, sehingga tidak bangga akan pujian dan tidak peduli pada kecaman.
  • Ikhlas itu ketika dapat menolong sesama, namun tidak mengharap balasan.
  • Ikhlas itu ketika mampu berbagi rezeki, meskipun dalam keadaan terhimpit.
  • Ikhlas itu ketika rela mengalah dan merendahkan ego pribadi agar tidak terjadi perselisihan.
  • Ikhlas itu ketika melihat orang lain tersenyum bahagia, walaupun kita sedang berduka.
  • Ikhlas itu ketika harus melepaskan sesuatu demi kebaikan bersama, sekalipun kita yang terluka.
  • Ikhlas itu ketika dihujani kata-kata yang menyakitkan, tapi malah membanjirinya dengan do'a kebaikan.
  • Ikhlas itu ketika mampu memaafkan, tanpa perlu mengingatnya lagi dengan kebencian.
  • Ikhlas itu ketika membalas setetes kejahatan dengan selautan kebajikan.
  • Ikhlas itu ketika menerima kenyataan bahwa takdir Allah adalah kehendak Allah, walau terkadang (di awal) tidak seperti yang diinginkan.
  • Dan ikhlas itu tidaklah mudah..

Pelajarannya setiap hari dan prakteknya seumur hidup.

Semoga Allah memberi kita banyak kemudahan untuk menguasai salah satu ilmu tersulit dalam kehidupan ini yaitu Keihklasan..

Karena ikhlas hanya akan terasa di lubuk hati seseorang yang berjaya memahaminya..

With love 

 


Sunday, August 30, 2020

Sunday, August 30, 2020

Luar Biasa, Gasebu Salurkan Donasi Al-Qur'an 49 Eksemplar dari Hamba Allah

Indragirione.com, - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) kembali salurkan donasi, kali ini berupa Al-Qur'an dari hamba Allah untuk beberapa kelompok rumah tahfiz dan pengajian di Pulau Kijang, pada Minggu (30/8/20).

Beberapa rumah tahfiz dan pengajian tersebut di antaranya,  

- TPSQ dan Rumah Tahfidz Az-Ziziyyah, pimpinan bapak Ramli Usman jalan Indragiri.
- Pengajian Ibu Madina Jalan Pasar Boom Tepi Laut.
- Pengajian Ibu Salda Jalan Persatuan. 
- Pengajian Bapak Ali Akbar Jalan Kelapa Gading.
- Pengajian Ar Rahman Jalan Belibis.

Ketua Gasebu, H. Jalaluddin Husain merbuat, Al Qur'an diterima dari seorang hamba Allah pada hari Jumat (28/8) malam lalu, direncanakan 49 eksemplar.

Berdasarkan hasil rapat pengurus, Al-Qur'an tersebut disalurkan kepada 5 kelompok pengajian yang ada di kelurahan Pulau Kijang. 4 kelompok pengajian mendapatkan 10 eksemplar, dan 9 eksemplarnya lagi untuk 1 kelompok, ”jelas H. Jalaluddin Husain.


Sementara Ramli Usman, salah satu penerima Al-Qur'an mengucap bersyukur dan terima kasih atas donasi Al-Qur'an dari hamba Allah melalui Gasebu.

"Memang anak-anak mengaji disini ada 2 kelompok yakni seni baca Al-Qur'an dan hafidz Qur'an yang disediakan ada 80 anak, jadi kami benar-benar sangat membutuhkan Al-Qur'an. Semoga bantuan ini berkah dan menjadi amal jariyah bagi donatur , "harapnya.

Inisiator Gasebu, Nahrawi yang juga ikut mendampingi pengurus dalam penyaluran donasi Al-qur'an tersebut sangat mengapresiasi inisiatif dari donatur yang telah mendonasikan Al-Qur'an untuk masyarakat Pulau Kijang.

"Kami sangat bangga dan mengapresiasi donatur Al-Qur'an ini, meskipun bantuan masih sangat jauh dari kebutuhan kelompok pengajian yang ada, karena dari 5 kelompok penerima yang disalurkan Al-Qur'an tersebut jumlah muridnya sekitar 215 otang yang aktif," kata Nahrawi.

Diduga karena kondisi pandemi Covid-19 sebagian orang tua lebih memilih mengajarkan Al-Qur'an kepada anak-anaknya dirumah.

Tentu ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk masa depan menciptakan kita dan saya rasa kegiatan ini sejalan dengan ceramah tabliq akbar yang disampaikan oleh Syekh Muhammad Ali Jaber beberapa waktu yang lalu di Masjid besar Jami Pulau Kijang yang pahalanya sangat luar biasa bagi yang mewakafkan Al -Qur'an, "ungkapnya.

Ia juga berharap donasi Al-Qur'an yang telah disalurkan oleh Gasebu dari hamba Allah dapat menjadi inspirasi bagi semua untuk turut mendonasikan Al-Qur'an.

Meskipun donasi yang disalurkan diluar perkiraan kami, karena memang tidak masuk dalam agenda kegiatan Gasebu saat ini, tapi karena kepercayaan dari donatur yang ingin mengalirkannya kepada Gasebu, tentu dengan senang hati kami menyalurkannya kepada kelompok pengajian yang ada, karena tanggungjawab dan amanah, "tutur Nahrawi.

Hadir dalam penyaluran donasi Al-Qur'an tersebut, inisiator Gasebu Nahrawi, Sekretaris Muhammad Rifai, anggota Gasebu Erlina, Nawarlis, Darwis, Abdul Muin dan Arsyad.


Sumber : Fajar Satria

Sunday, August 30, 2020

GASEBU Salurkan Bantuan Al-Qur'an dari Donasi ke 5 Kelompok Pengajian

 



Keluarga besar Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) menyalurkan donasi Alqur'an dari Hamba Allah sebanyak 49 eksemplar kepada 5 kelompok pengajian. Semoga donatur diberikan keberkahan dalam hidupnya dan menjadi amal jariyah serta menjadi inspirasi bagi kita. Minggu, (30/08/2020)

 

ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN


#KamiKumpulkan

#KamiSalurkan

#KamiPertanggungJawabkan

 


Sunday, August 30, 2020

10 WASIAT UNTUK FATIMAH AZ ZAHRA


Suatu hari Rasulullah Saw. datang ke rumah puterinya, Fatimah Az-Zahra dan setelah berbincang, menyampaikan sepuluh wasiat padanya.

1. Wahai Fatimah, wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan derajatnya.
2. Wahai Fatimah, wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.
3. Wahai Fatimah, tiadalah seseorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, melainkan Allah menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
4. Wahai Fatimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah menahannya dari meminum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Wahai Fatimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridaan suami terhadap istri. Andaikan suamimu tidak rida kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, murka suami adalah murka Allah juga.
6. Wahai Fatimah, apabila wanita mengandung anak di perutnya, maka malaikat memohonkan ampun baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, melebur seribu kejelakan. Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Jika meninggal, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, di dalam kubur akan mendapat taman yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. Wahai Fatimah, tiadalah wanita yang berkhidmat pada suami sehari semalam dengan rasa senang dan ikhlas serta niat yang benar, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya dan memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allah memberikannya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.
8. Wahai Fatimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suaminya, melainkan Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. Wahai Fatimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, melainkan malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu untuk menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
10. Wahai Fatimah, tiadalah wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kukunya, melainkan Allah akan memberi minuman dari arak yang dilak (kemas indah), yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Dan Allah mempermudah sakaratul maut baginya, serta dia menjumpai kuburnya berupa taman dari pertamanan surga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim.
Tentu saja, wasiat tersebut juga berlaku bagi para Muslimah agar menjadi pengingat terbaik untuk senantiasa bergembira menjalani beratnya tanggungjawab sebagai seorang wanita, khususnya istri, yang wajib berkhidmat pada suami.(*)


Sumber: Syarah Uqudullijain

Saturday, August 29, 2020

Saturday, August 29, 2020

Gerakan Gasebu, Penerima Donasi Pakaian Boleh Pilih Sendiri Sesuai Selera


Indragirione.com, - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) melaksanakan penyaluran donasi pakaian layak pakai. Penyaluran pakaian tahap awal ini dilaksanakan di sekretariat Gasebu Jalan SMP Pulau Kijang.

Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan bahwa kegiatan hari ini memang sudah direncanakan sejak beberapa hari yang lalu dilakukan rapat, dengan melakukan pendataan terhadap kaum dhuafa yang ada di lingkungan sekretariat sambil mencari format yang pas untuk mendistribusiannya agar pakaian ini benar benar guna, tepat pakai dan tepat sasarannya.

"Jadi pola yang kami lakukan adalah dengan mendata jumlah KK, jumlah jiwa dalam KK dan menyerahkan kupon donasi pakaian kepada kaum dhuafa untuk selanjutnya pakaian tersebut mereka pilih sendiri sesuai selera dan kebutuhannya, selanjutnya kami data dan kami serah terimakan," jelasnya, Sabtu (29) / 8/2020).

Pemrakarsa Gasebu Nahrawi dalam krisisnya dihadapan pengurus dan calon penerima mengatakan bahwa Gasebu ini lahir dari sebuah kesadaran dan kepedulian kita terhadap sesama.

"Karenanya ini adalah kerja ikhlas tanpa pamrih untuk para pengurus. Alhamdulillah buah dari kesadaran, kepedulian dan keikhlasan pengurus dalam kerentanan waktu kurang dari 2 bulan sudah terlihat dengan dukungan dari para donatur. Dan hari ini jumat berkah kita melaksanakan penyaluran tahap awal pakaian layak pakai kepada Bapak Ibu yang sudah melakukan proses pemilihan pakaian yang akan diambil, "

Dikatakannya, memang pakaian tersebut adalah pakaian bekas tapi masih sangat layak untuk kita pergunakan bahkan ada pakaian yang ditemukan masih baru karena merknya masih terikat.

"Semoga pakaian ini bermanfaat bagi Bapak ibu sekeluarga mohon doakan para donatur agar dimurahkan rizkinya sehingga bisa terus menebar kemanfaatan dengan hartanya dan mohon juga doakan para pengurus GASEBU agar diberikan kesehatan dan keistiqomahan untuk terus dapat mendukung kemaslahatan ummat," harap Nahrawi.

Tahap awal ini Gasebu menyalurkan pakaian layak pakai kepada 15 KK, 47 jiwa dan 108 lembar pakaian dalam berbagai jenis, bentuk dan ukuran. Dan untuk penyaluran tahap ke dua direncanakan akan kembali dilaksanakan pada Jumat depan.


Sumber : Fajar Satria

Saturday, August 29, 2020

Tahap Awal, Gasebu Salurkan Pakaian Layak Guna Kepada Kaum Dhuafa

 


KILASRIAU.com - Tahap awal Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) telah melaksanakan penyaluran donasi pakaian layak kepada para kaum dhuafa, Sabtu (29/8)

Penyaluran Pakaian Layak Guna tersebut dilaksanakan di seketaris Jalan Gasebu SMP Pulau Kijang, Kecamatan Reteh pada hari Jum'at 28 Agustus 2020.

Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan bahwa kegiatan hari ini memang sudah direncanakan sejak beberapa hari yang lalu setelah melakukan rapat dengan melakukan pendataan terhadap kaum dhuafa yang ada di lingkungan sekretariat sambil mencari format yang pas untuk menerapkannya agar pakaian ini benar benar guna guna, tepat pakai dan tepat sasarannya.

"Jadi, pola yang kita lakukan adalah dengan mendata jumlah KK, jumlah jiwa dalam KK dan menyerahkan kupon donasi pakaian kepada kaum dhuafa untuk selanjutnya pakaian tersebut mereka pilih sendiri sesuai selera dan kebutuhannya. Selanjutnya kita data dan kita serah terimakan," ucapnya.

Selain itu juga, Inisiator Gasebu Nahrawi dalam dihadapan pengurus dihadapannya dan calon penerima yang mengatakan bahwa Gasebu ini lahir dari sebuah kesadaran dan kepedulian terhadap sesama. Karena ini adalah kerja ikhlas tanpa pamrih untuk para pengurus.

"Alhamdulillah, buah dari kesadaran kepedulian dan keikhlasan pengurus dalam kerentanan waktu kurang dari 2 bulan sudah terlihat dengan dukungan dari para donatur. Dan hari ini Jum'at berkah kita melaksanakan penyaluran tahap awal pakaian layak pakai kepada Bapak / Ibu yang sudah melakukan proses pemilihan pakaian yang akan diambil. Memang Bapak pakaian ini adalah pakaian bekas tapi masih sangat layak untuk kita pergunakan bahkan ada yang kita temukan masih baru karena merk-nya masih menggantung, "jelas inisiator Gasebu.

Lebih lanjut, inisiator Gasebu menuturkan bahwa penyaluran tahap awal ini Gasebu mengalirkan pakaian layak guna kepada 15 KK, 47 jiwa dan 108 lembar pakaian dalam berbagai jenis, bentuk dan ukuran. Dan untuk penyaluran tahap ke dua akan kembali direncanakan akan dilaksanakan pada hari Jum'at depan.

"Semoga pakaian ini bermanfaat bagi Bapak ibu sekeluarga mohon doakan para donatur agar dimurahkan rizkinya sehingga bisa terus menebar kemanfaatan dengan hartanya dan mohon juga doakan para pengurus Gasebu agar diberikan kesehatan dan ke istiqomahan untuk terus dapat anjing untuk kemaslahatan ummat," tutupnya.



Sumber: Suriadi Rahman /  Editor: Habibie

 


Saturday, August 29, 2020

Seorang Wanita Dermawan dan Seekor Kambing


Seorang wanita dermawan yang sudah berumur telah memberi seekor kambing kepada Luqmanul Hakim. Dia meminta Luqman menyembelih kambing itu dan berpesan,

“Berilah bahagian yang terburuk darinya untuk saya makan.” 

Setelah Luqman menyembelih kambing itu, dia pun menghantar hati dan lidahnya kepada wanita tersebut. 

Beberapa hari kemudian wanita itu memberikan lagi seekor kambing untuk disembelih. Kali ini dia berpesan untuk memberinya bahagian yang terbaik dari kambing itu. Setelah disembelih, Luqman menghantar hati dan lidah juga kepada wanita itu. 

Wanita itu kehairanan dan bertanya kepada Luqman, 

“Mengapakah tuan menghantar lidah dan hati kepada saya ketika meminta bahagian yang terburuk. Dan mengapa kedua-duanya juga dihantar kepada saya ketika memesan menghantar bahagian yang terbaik?” 

Luqman menjawab, 

“Hati dan lidah sangat baik ketika baiknya, dan apabila keduanya buruk maka sangatlah buruknya!” 

Mendengar jawapan yang bijaksana itu, wanita itu lalu memahami maksud Luqman. Sebabnya hati dan lidah adalah pokok segala kebaikan, begitu juga sebaliknya, dari hati dan lidah juga lahir segala kejahatan dan keburukan. 

Oleh itu hati dan lidah adalah punca segala kejahatan dan kebaikan. 

Jagalah hati kita dan jagalah lidah kita. 



ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN

Translate

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan
Pasang Iklan disini Syaratnya sangat mudah dan bermanfaat, cukup menjadi anggota Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) jadi hanya dikenakan Biaya Rp.10.000/bulan dan akan di Kumpulkan untuk Donasi Kegiatan Sosial untuk Kaum Dhuafa