Sunday, August 1, 2021
Saturday, July 31, 2021
PENGURUS IWSS SAMBANGI SEKRETARIAT GASEBU DAN SALURKAN DONASI
Pengurus Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kecamatan Reteh pada hari Jum'at (30072021) berkunjung ke sekretariat Gasebu di Jalan SMP Pulau Kijang Kecamatan Reteh.
Kunjungan pengurus IWSS diwakili oleh Ibu Hj Irus, Ibu Hj Nurlela, Ibu Maryam dan diterima langsung oleh ketua Gasebu H Jalaluddin Husain, Bendahara Gasebu Er lina dan Ketua Emak Emak Gasebu Ema Wati.
Ketua IWSS Kecamatan Reteh Hj. Yelni Zainal mengatakan bahwa kunjungan yang dilakukan oleh IWSS dalam rangka silaturahmi sekaligus sebagai wujud kepedulian dan apresiasi Wanita Sulawesi Selatan yang ada di Kecamatan Reteh terhadap keberadaan Gasebu yang merupakan wadah yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan dengan program program yang selama ini telah dilaksanakan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti membantu kaum dhuafa yang sedang sakit, meninggal dunia, sunatan massal untuk anak yatim dan kaum dhuafa, donor darah, gantung seikhlasnya ambil secukupnya pada bulan ramadhan yang lalu, penyaluran pakaian layak pakai, gerakan wakaf 1000 Alqur'an dan yang paling hangat dibicarakan adalah gerakan peduli mata yang skalanya se inhil.
Dan wujud apresiasi dan dukungan IWSS tersebut hari ini kita wujudkan dengan bersilaturrahmi dan menyerahkan donasi yang berasal dari anggota kepada pengurus Gasebu. Tentunya harapan kita semoga kedepan semakin banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh gasebu terlebih lagi saat ini Gasebu juga sudah memiliki kendaraan ambulanc sendiri. Sehingga gerakan gasebu ini perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak baik dari masyarakat maupun pemerintah.
Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan sangat berterima kasih kepada pengurus IWSS Kecamatan Reteh yang pada hari ini berkenan berkunjung kesekretariat Gasebu dimana kita mendiskusikan berbagai hal terkait kegiatan Gasebu sekaligus penguris menyalurkan donasi.
Inisiator Gasebu Nahrawi sangat mengapresiasi kunjungan yang dilakukan oleh Pengurus IWSS Kecamatan Reteh. Tentunya kunjungan dan penyerahan donasi ini harus dimaknai oleh pengurus bahwa keberadaan gasebu mendapatkan dukungan dari elemen yang ada dimasyarakat.
Dan selama ini juga secara rutin Gasebu juga mendapatkan dukungan dari berbagai komunitas majelis taklim ataupun kelompok kelompok pengajian yang secara rutin juga menyalurkan donasinya kepada Gasebu.
Harapan kita tentunya kedepan Gasebu akan terus dapat menebar kebaikan bagi masyarakat melalui tangan tangan para dermawan dengan berbagai program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Jangan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukan, terus semangat untuk menebar kebaikan dengan selalu menjalin komunikasi dengan berbagai pihak guna membangun semangat kebersamaan sesuai dengan motto Gasebu Anda dia dan saya kita dalam semangat kebersamaan.
#gerakanSosialSepuluhRibu_GASEBU
#EmakEmak_GASEBU
#Korcam_GASEBU_ENOK
#IWSS_RETEH
Thursday, July 29, 2021
TAHAP 22 GERAKAN PEDULI MATA, GASEBU TUNTASKAN OPERASI KATARAK 17 PASIEN
Masih dalam rangka kegiatan Gerakan Peduli Mata yang di taja oleh Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) bekerjasama dengan Rumah Sakit Mata PBEC Pekanbaru, Kamis (29072021) kembali tuntaskan pelaksanaan operasi katarak sebanyak 17 pasien.
Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain melalui Abd Muin yang melakukan pendampingan pasien mengatakan bahwa pasien yang telah selesai operasinya kali ini merupakan pasien yang berasal dari kecamatan Tanah Merah hasil scraning gelombang ke 5 yang kita laksanakan pada tanggal 18072021 yang lalu. Dan in syaa Allah ada 60 pasien yang secara keseluruhannya nanti yang akan kita berangkatkan. Secara umum semua proses operasi berjalan baik dan hasilnya juga memuaskan
Sementara itu Ardiansyah pemilik akun Facebook Ardiansyah Arsun yang juga merupakan salah satu tokoh muda kecamatan Tanah Merah mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Gasebu ini karena memang dalam waktu seminggu setelah pelaksanaan pemeriksaan pasien langsung diberangkatkan.
Alhamdulillah saya juga berkesempatan untuk berangkat bersama pasien dalam rombongan, semua berjalan tertib aman n lancar dimana sebelum pemberangkatan semua pasien diberikan edukasi terkait kegiatan ini oleh inisiator Gasebu Nahrawi bertempat di Rumah Singgah Dinsos Tembilahan. Dan selama dirumah sakitpun semua pasien mendapatkan pelayanan yang sangat baik, apakah itu dari komunitas gasebu dan juga dari pihak rumah sakit PBEC. Dan terkait hasil operasi juga cukup memuaskan, salah satu contoh pasien yang kita bawa atas nama Abdullah pada saat sebelum dioperasi kondisinya betul betul tidak bisa melihat sehingga harus dibimbing oleh pendampingnya. Dan Alhamdulillah setelah dioperasi kondisinya kini sdh bisa melihat dan bisa berjalan sendiri tanpa harus lagi dipimpin. Saya mewakili segenap pasien mengucapkan terima kasih kepada Gasebu dan pihak rumah sakit PBEC dengan adanya kegiatan ini karena sangat membantu masyarakat semoga kegiatan ini terus berlanjut dan juga kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan mulai sejak pelaksanaan scraning kemarin sampai selesainya proses operasi ini semoga menjadi amal jariyah.
Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan tahap 22 ini merupakan tindaklanjut dari pemeriksaan Gelombang ke 5 di Kecamatan Tanah Merah dan hari ini proses operasi sudah selesai untuk 17 pasien sehingga sampai saat tahap ini sudah kita berangkatkan sebanyak 373 pasien untuk menjalani operasi. Dan hari ini juga kembali diberangkatkan pasien untuk tahap 23 sebanyak 21 pasien yang berasal dari Kecamatan Tempuling. Dan untuk informasi awal In syaa Allah pada awal bulan agustus nanti kembali direncanakan pelaksanaan pemeriksaan mata katarak gratis Gelombang Ke 6 yang direncanakan di Kecamatan Tembilahan Hulu dan Kecamatan GAS untuk komunikasi dengan pihak kecamatan sudah dilakukan oleh pengurus gasebu.
Monday, July 26, 2021
GASEBU, TAHAP 21 KEMBALI 10 PASIEN JALANI OPERASI KATARAK
Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) kembali berangkatkan pasien untuk menjalani operasi
Katarak di Rumah Sakit PBEC Pekanbaru dalam program Gerakan Peduli Mata, Minggu, 26072021
Ketua Gasebu H. Jalaluddin Husain husain melalui Abd Muin anggota Gasebu yang mendampingi pasien mengatakan Alhamdulillah hari ini proses operasi untuk 10 pasien sudah tuntas dilaksanakan dirumah Sakit PBEC Pekanbaru. Adapun pasien yang kita berangkatkan hari minggu kemarin berasal dari kecamatan Reteh 2 orang, Keritang 3 orang dan GAS 5 orang yang didampingi dari komunitas Rumah Sedekah Teluk Pinang. Dan tinggal besok pagi Selasa semua pasien akan melakukan kontrol pasca operasi dan selanjutnya kita kembali pulang.
Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan Alhamdulillah Gasebu sampai hari ini tetap dapat melanjutkan program Gerakan Peduli Mata ini hingga sampai ke tahap 21. Dan in syaa Allah besok pagi hari Selasa (27072021) kembali akan memberangkatkan pasien pemeriksaan gelombang ke 5 untuk tahap 22 sebanyak 20 orang yang berasal dari kecamatan Tanah Merah. Tentunya kita berharap program ini dapat memberikan kemanfaatan kepada masyarakat dan terus dapat dilanjutkan oleh Gasebu. Dan tidak lupa menghinbau kepada peserta untuk tetap menerapkan protkes Covid19 selama proses pelaksanaan kegiatan ini.
ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN
#GerakanPeduliMata
#GerakanSosialSepuluhRibu_GASEBU
#EmakEmak_GASEBU
#GASEBU_KorcamEnok
Thursday, July 22, 2021
PERDANA, AMBULANCE GASEBU ANTAR JENAZAH TOKOH AGAMA RETEH KE PERISTIRAHATAN TERAKHIR
Berita duka menyelimuti Kelurahan Pulau Kijang dengan berpulangnya kerahmatullah salah seorang tokoh Agama dan juga Tokoh masyarakat, sesepuh Warga Banjar Kecamatan Reteh Bapak H. Husain Has Bin H. Abdullah pada hari Rabu 21 Juli 2021 bertempat di rumah duka Jalan Bunga Padi sekitar pukul 14.00 Wib dikarenakan sakit.
Ketua Kerukunan Keluarga Banjar (KKB) Kecamatan Reteh Ustad Drs. Hermansyah (Yang juga merupakan ketua MUI) Kecamatan Reteh mengatakan kami keluarga besar Kerukunan Keluarga Banjar Kecamatan Reteh berduka cita yang sedalam dalamnya atas berpulangnya beliau kerahmatullah. Beliau sosok orang tua yang ramah dan baik serta sangat aktif dalam berbagai kegiatan baik itu pernikahan, doa selamatan lebih lebih lagi diacara kematian khususnya warga Banjar yang ada di Kelurahan Pulau Kijang karena almarhum memang sosok yang ringan tangan untuk membantu warga. Disamping itu juga sekian lama ini beliau juga mengabdikan diri sebagai ketua RW di Jalan Bunga Padi Pulau Kijang.
Dalam kesempatan ini saya mewakili keluarga besar almarhum jika dalam perjalanan kehidupannya ada tersilap kata dan perbuatan mohon dimaafkan. Dan juga ucapan terima kasih kepada lapisan masyarakat yang telah menunaikan fardhu kifayah atas almarhum. Dan tidak lupa ucapan terima kasih kepada Bapak H. Syamsuddin Uti Wakil Bupati Indragiri Hilir yang berkenan hadir dirumah duka serta memberikan sambutan dan sekaligus ikut bersama menshalatkan almarhum. Semoga almarhum husnul khatimah.
Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan atas nama Keluarga Besar Gasebu turut berduka cita atas berpulangnya almarhum kerahmatullah, dan hari ini juga secara perdana mobil ambulance kita pergunakan untuk mengantarkan jenazah almarhum keperistirahatannya yang terakhir. Tentunya kita sangat bersyukur dengan keberadaan ambulance yang merupakan bantuan dari dana CSR BANK BTN Pekanbaru, sehingga dapat dipergunakan oleh masyarakat. Dan alhamdulillah hari ini kita antara 2 Jenazah dengan menggunakan ambulance Gasebu ke TPU kelurahan Pulau Kijang yakni Jenazah almarhum Bapak H Husain Has Bin H Abdullah Jalan SMP dan Jenazah Almarhumah Gadis Binti Dujang yang beralamat di Jalan Hidayat.
Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan hari ini kita kehilangan sosok orang tua yang ramah dan baik serta sangat ringan tangan saat dibutuhkan oleh masyarakat. Semoga karakter beliau dapat menjadi contoh bagi generasi masa kini ditengah tantangan modernisasi yang maju pesat. Dan tentunya gasebu patut bersyukur karena hari ini perdana mobil ambulance dipergunakan untuk mengantar jenazah almarhum keperistirahatannya yang terakhir. Dan terkait adanya pertanyaan apakah menggunakan ambulance gasebu untuk mengantar jenazah untuk area Pulau Kijang dan sekitarnya ke TPU di kenakan biaya. Maka perlu disampaikan bahwa sama sekali tidak dikenakan biaya karena memang ini untuk kita pergunakan bersama hanya saja pengelolaannya dipercayakan kepada Gasebu.


































































