Saturday, August 8, 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Saturday, August 08, 2020
Friday, August 7, 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Friday, August 07, 2020
MUHASABAH
Sudah Menjadi Sunnatullah Bahwa Setiap Orang Punya Kapasitas Untuk Menilai
Diri Kita dengan Segala Meskipun Tanpa Tau Siapa Kita. Karena Nya Hidup Ini Akan
Terasa Indah Jika Dijalani dengan Bijak, Ikhlas. Dibingkai dengan Sabar, Disampul dengan Kebaikan dan dibaluti Hati dengan Penuh Kasih Sayang. Jangan Pernah Berhenti untuk Menebarkan Kebaikan, Tetaplah Tersenyum dan Membuat orang Lain Tersenyum.
Tetaplah Berfikir Positif dan Selalu Berprasangka Baik Terhadap Sesama Serta
Jangan Pernah Berputus Asa dari Rahmat Allah Swt. Karena Sesungguhnya Rahmat Allah
Swt Itu Maha Luas Bagi Orang Orang Yang Bersyukur.
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Friday, August 07, 2020
Donasi Yang Masuk Pertanggal 31 Juli 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Friday, August 07, 2020
Jum'at Berkah
مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
(QS. Al-Baqarah : 261)
“Sedekah di hari Jumat dibanding dengan sedekah di hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan sedekah di bulan – bulan selainnya.”
(Ibnu Qayyim Al Jauzi)
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Friday, August 07, 2020
Do'a ku
*السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه*
*بسم آلله الر حمن الر حيم *
Ya Allaah di pagi ini ampunkanlah dosa-dosa kami, dosa kedua ibu bapa kami, seluruh ahli keluarga kami, saudara-saudara kami, sahabat-sahabat kami.
Panjangkan umur kami, murahkanlah rezki kami, Kurniakan kami keselamatan dan kesehatan yang baik.
Tunjukilah kami jalan yang benar. Berkahilah kehidupan kami di dunia dan di akhirat & masukkanlah kami ke dalam syurga Mu karena keridhaan Mu.
Aamiin Yaa Rabb
,*وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْ*َ.
*آمِّيْنَ, آمِّيْن, آمِّيْن,َ يا رَبَّ الْعَالَمِي*
Tuesday, August 4, 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Tuesday, August 04, 2020
KISAH INSPIRATIF
*BERBUAT BAIKLAH, MESKI SEMPIT*
Seorang wanita kaya raya berdiri di tepi jalan akibat kendaraannya rusak tak mampu berjalan.
Berulang kali ia memberi tanda dengan tangannya,
namun tak ada yang berkenan hati menyinggahinya.
Waktu terus berjalan...
Dan rintik hujan mulai menetes jatuh.
Dan hatinya semakin cemas,
karena gelap malam mulai berarak.
Hingga tiba-tiba saja...
Sebuah mobil tua yang payah berhenti.
Tepat di sisi Sang Nyonya nan kaya itu.
Di belakang kemudi,
tampaklah sesosok pemuda berkulit gelap.
Wanita itu menatapnya, dan menatap mobil tuanya.
Wanita itu ragu, sungguh ragu:
apakah ia ikut menumpang,
atau tetap menunggu di tepi jalan yang mulai gelap itu?
Nyonya kaya itu bimbang dan ragu,
pasalnya ia mengira segenap manusia
mengetahui kekayaan dan harta bendanya...
Tapi akhirnya,
ia putuskan sudah.
Ia menaiki mobil tua itu, dan menumpanginya.
Dalam perjalanan itu,
Sang Nyonya kaya menanyakan nama dan pekerjaan anak muda itu.
Anak muda yang tampak payah dalam kemiskinannya.
“Namaku Adam.
Dan pekerjaanku adalah sopir taksi,” jawab anak muda itu.
Wanita itu sedikit lebih tenang sekarang.
Dalam hatinya, ia sedikit mengutuk diri,
agak menyesali buruk sangkanya sejak awal tadi.
Sekarang tampak padanya:
betapa anak muda itu penuh adab,
hingga bahkan tak melirik sedikit pun padanya.
Singkat cerita,
mereka pun tiba di kota.
Dalam hatinya,
Sang Nyonya kaya itupun telah berniat
akan memberikan seberapa besar pun upah
yang diminta pemuda itu.
Sang Nyonya pun meminta sopir taksi itu berhenti.
Taksi itupun berhenti.
“Berapa upahnya, Anak muda?”
“Tidak ada, Nyonya...”
“Tidak ada??!
Mana mungkin? Engkau telah menolongku,
dan mengantarku dengan selamat...”
Adam, anak muda itu tersenyum saja.
“Upahku adalah Nyonya berjanjilah
untuk melakukan kebaikan kepada siapa saja yang Nyonya temui...”
Adam, sopir taksi itupun berlalu,
meninggalkan Sang Nyonya dalam kebisuannya.
Dan dalam keterkejutan jiwanya,
Sang Nyonya kaya itu melangkahkan kakinya.
Di depan sebuah kafe kecil, langkahnya terhenti.
Ia masuk ke dalam, dan kepada seorang pelayan wanita
ia memesan secangkir kopi hangat...
Sang pelayan pun sejurus kemudian datang.
Menyajikan secawan kopi panas untuk Sang Nyonya itu.
Sang Nyonya memandang pelayan wanita itu.
Tampak lelah dan payah sekali wajahnya.
Perutnya tampak besar dan buncit.
“Anda tampak sangat lelah. Kenapa?” tanyanya.
Pelayan itu tersenyum susah-payah.
“Waktu persalinan sudah menjelang, Nyonya...”
“Mengapa tidak rehat dan cuti saja?”
“Saya harus menabung untuk biaya persalinan bayiku, Nyonya...”
Sang Nyonya itu mengangguk pelan.
Secawan kopi panas itupun selesai.
Sang Nyonya membayar kopinya.
Sang pelayan membawa uang itu
ke kasir untuk mengambilkan kembaliannya,
karena uang besar itu setara dengan 10 cawan kopi.
Tapi kursi Nyonya kaya itu telah kosong
saat Sang Pelayan ingin menyerahkan kembaliannya.
Matanya mengedar ke segenap penjuru,
tapi Nyonya itu benar-benar telah pergi.
Tapi di meja itu, ia menemukan secarik kertas:
“Kembalian kopiku itu kuhadiahkan untukmu...”
Betapa gembira hati Pelayan itu!
Ia membalik kertas itu untuk kembali menemukan
sebaris kalimat lain:
“Dan di bawah meja ini,
saya juga menitipkan hadiah untuk calon bayimu...”
Hampir saja ia berteriak histeris,
karena yang di bawah meja itu adalah
sejumlah uang yang setara dengan gajinya
selama 6 bulan!
Air matanya tak mungkin lagi dibendung.
Ia bergegas pergi. Meminta izin dari kerjanya.
Ia pergi mendahului angin...
Suaminya harus tahu kegembiraan ini.
Suami yang jiwanya galau sepanjang hari
memikirkan kelahiran bayinya...
Ia masuk menerobos pintu rumahnya.
Memanggil-manggil sang suami yang terkejut
dan terheran atas kepulangannya di waktu tak biasa.
“Apakah sudah waktunya melahirkan?”
pikir Sang Suami.
Tapi istrinya memeluknya erat.
Suaranya berbaur bahagia dan haru.
“Bersyukurlah, Adam...
Akhirnya Tuhan memberikan jalan keluarNya!”
Dan Adam, supir taksi budiman itu
terdiam tanpa kata mendengar tutur kisah sang istri,
dan melihat “hadiah kebaikan” yang dibawanya.
Jangan pernah melupakan:
Kebaikan itu pasti akan kembali kepadamu,
suatu waktu nanti...
Berbuat baiklah, dan selalu ingat:
*Tidak ada balasan untuk kebaikan kecuali kebaikan belaka*
Jadi, apa kebaikan kita hari ini?
Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya 

Barakallah fikum.
Selamat beraktifitas
Labels:
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Lokasi: Indragiri Hilir Porvinsi Riau
Pulau Kijang, Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
Monday, July 27, 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Monday, July 27, 2020
Tempat Penitipan Alas Kaki di Mesjid Jami’ Pulau Kijang
Labels:
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Lokasi: Indragiri Hilir Porvinsi Riau
Pulau Kijang, Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
Friday, July 24, 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Friday, July 24, 2020
Keutamaan Shodaqoh Pada Hari Jumat
» _Imam Ibnu Qoyyim rahimahullah ketika menjelaskan beberapa keistimewaan hari Jumat, ia berkata:_
_“Sesungguhnya shodaqoh pada hari Jum’at itu memiliki kelebihan dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Shodaqoh pada hari itu dibandingkan dgn hari-hari lainnya dalam sepekan seperti shodaqoh pada bulan Romadhon jika dibandingkan dgn seluruh bulan lainnya. Dan aku pernah menyaksikan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, semoga Allah menyucikan ruhnya, jika berangkat menunaikan sholat Jum’at, beliau membawa apa saja yg ada di dlm rumahnya, baik itu roti atau yg lainnya untuk dia shodaqohkan selama dlm perjalanannya itu secara sembunyi-sembunyi.”_
_(Lihat Zaadul Ma’aad I/407)._

*Semoga bermanfaat*
Labels:
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Lokasi: Indragiri Hilir Porvinsi Riau
Pulau Kijang, Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
Sunday, July 19, 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Sunday, July 19, 2020
Kisah Tentang Keajaiban Sedekah Ini Sungguh Bikin Trenyuh dan Menitikkan Air Mata
KISAH ini datangnya dari seorang sahabat. Sang sahabat tersebut merasa bersyukur setelah bertemu sang pengemis ini.
Sang sahabat yang bernama Budiman menceritakan awal kisahnya bertemu dengan sang pengemis yang membuat 'tamparan' pada hatinya hingga tersadar dan akhirnya bersyukur kepada Allah SWT.
Dikutip melalui laman kabarmakkah, Budiman yang menceritkan kisahanya itu, berawal pada suatu sore ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja untuk kebutuhan rumah tangga bulanan di toko swalayan.
Usai membayar, mereka pun membawa sejumlah tas plastik belanjaan.
Baru saja keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, “Beri kami sedekah, Bu!”
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu menyodorkan selembar uang kertas berjumlah Rp 1000.
Wanita pengemis itu menerimanya. Namun, ketika tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, wanita pengemis itu lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya.
Kemudian wanita pengemis itu memegang kepala anaknya dan sembari menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulut, seolah wanita pengemis ingin berkata, “Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!”
Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, “Tidak… tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!”
Selanjutnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mencek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mencek saldo rekeningnya.
Di depan ATM, Budiman memasukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol 'informasi saldo', kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman tersenyum. Ternyata uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu rupiah yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian dia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadinya meminta tambahan sedekah.
Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: “Alhamdulillah… Alhamdulillah… Alhamdulillah… Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga…”
Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, “Nak, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga….!”
Mendegar ucapan sang wanita pengemis tersebut, hati Budiman tergedor dengan begitu kencang.
Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.
Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. “Ada apa Pak?” Istrinya bertanya.
Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: “Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!”
Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
“Bu…, aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!
“Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mencek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.
“Bu…, aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah.”
Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba.
12 Fadhilah sedekah yang wajib kamu tahu
Sedekah merupakan bukti iman dan ketaatan manusia pada Allah SWT. Sedekah itu tidak dapat dipaksakan, melainkan panggilan hati dan jiwa untuk melakukannya dengan ikhlas dan dapat menyenangkan hati orang lain.
Sedekah tidak hanya dalam bentuk harta benda saja, seperti halnya ibadah-ibadah fisik non materi, seperti menolong orang lain dengan tenaga dan pikirannya, senyum, memberi nafkah keluarga, mengajarkan ilmu, berdzikir, bahkan juga melakukan hubungan suami istri itu disebut dengan sedekah.
Baca: Terungkap Setelah 350 Tahun, Inilah Misteri Narapidana yang Dijuluki Man in the Iron Mask
Cakupan sedekah dalam Islam itu sangat luas sekali. Namun, agar lebih utama harta benda yang kita miliki juga harus disedekahkan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Nabi bersabda: “Kamu menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu.”(HR. Bukhari).
“Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah“. (HR. At-Tirmidzi).
Allah Subhanahu Wa Ta’ala benar-benar memuliakan orang-orang yang bersedekah. Ia menjanjikan banyak keutamaan dan balasan yang menakjubkan bagi orang-orang yang gemar bersedekah.
Diantara keutamaan bersedekah antara lain :
1. Sedekah dapat menghapus dosa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)
Akan tetapi, bukan berarti dosa-dosa akan terhapuskan begitu saja tanpa disertai dengan taubat dan perbuatan yang baik. Seperti halnya orang-orang yang mendapatkan hartanya dari jalan yang salah atau diharamkan (tidak halal), harta yang diperoleh dari hasil riba ataupun perbuatan ma’siat. Tentu tidak akan dapat menghapuskan dosa-dosa yang dimiliki.
2. Orang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di hari akhir
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang 7 jenis manusia yang mendapat naungan di suatu, hari yang ketika itu tidak ada naungan lain selain dari Allah, yaitu hari akhir.
Salah satu jenis manusia yang mendapatkannya adalah: “Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.”
(HR. Bukhari)
3. Sedekah memberi keberkahan pada harta
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim)
4. Allah melipatgandakan pahala orang yang bersedekah
Allah Ta’ala berfirman yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)
5. Terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang bersedekah
Sedekah yang dimaksud adalah sedekah yang penuh keikhlasan, tidak diumbar-umbar dengan sifat kesombongan dan niatnya hanya karena Allah ta’ala. InsyaaAllah, akan membukakan pintu surga bagi orang-orang yang gemar bersedekah karna Allah.
“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari Muslim)
6. Sedekah akan menjadi bukti keimanan seseorang
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sedekah adalah bukti.” (HR. Muslim)
7. Sedekah dapat membebaskan dari siksa kubur
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani)
8. Sedekah dapat mencegah pedagang melakukan maksiat dalam jual-beli
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah.” (HR. Tirmidzi)
9. Orang yang bersedekah merasakan dada yang lapang dan hati yang bahagia
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari)
10. Pahala sedekah terus berkembang
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah menerima amalan sedekah dan mengambilnya dengan tangan kanan-Nya. Lalu Allah mengembangkan pahalanya untuk salah seorang dari kalian, sebagaimana kalian mengembangkan seekor anak kuda. Sampai-sampai sedekah yang hanya sebiji bisa berkembang hingga sebesar gunung Uhud” (HR. Tirmidzi)
11. Sedekah menjauhkan diri dari api neraka
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah” (HR. Bukhari Muslim)
12. Sedekah dapat mengobati penyakit hati
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak boleh hasad kecuali pada dua orang: seseorang yang diberikan harta oleh Allah, kemudia ia belanjakan di jalan yang haq, dan seseorang yang diberikan oleh Allah ilmu dan ia mengamalkannya dan mengajarkannya” (HR. Bukhari Muslim)
Demikianlah keutamaan sedekah berdasarkan Al-Quran dan hadits, semoga dapat memberikan motivasi kepada kita para umat muslim. Bersedekahlah walau hanya sedikit.
Friday, July 17, 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Friday, July 17, 2020
Seandainya Orang Bersedekah Itu Tahu
Labels:
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Lokasi: Indragiri Hilir Porvinsi Riau
Pulau Kijang, Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Friday, July 17, 2020
APA YANG KITA PIKIRKAN ITU DOA KITA
Suatu hari, Rasulullah saw menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. Beliau menghibur dan membesarkan hati orang tersebut.
Beliau bersabda:
*"Semoga penyakitmu ini menjadi penghapus dosamu".*
Orang itu menjawab,
*"Tapi ini adalah demam yang mendidih, yang jika menimpa orangtua yang sudah renta, bisa menyeretnya ke lubang kubur".*
Mendengar keluhan orang itu, Rasulullah saw bersabda :
*"Kalau demikian anggapanmu, maka akan begitulah jadinya".*
(HR. Ibnu Majah)
Sungguh indah apa yang disabdakan Rosululloh saw.
*Perhatikan pesan-pesan Rasulullah berikut ini
"Barangsiapa yang ridha, maka keridhaan itu untuknya. Barangsiapa mengeluh, maka keluhan itu akan menjadi miliknya"
(HR. at-Tirmidzi)
"Salah satu kebahagiaan seseorang adalah *keridhaannya menerima keputusan ALLAH."*
(HR. Ahmad)
*Jika kita memikirkan bahagia, maka kita akan bahagia*.
*Jika kita berpikiran sedih, maka kita menjadi sedih*.
*Jika kita berpikiran gagal, kita menjadi gagal*
*Jika kita berpikiran sukses, maka kita niscaya sukses*.
*Jika kita berpikiran sakit, kita juga menjadi sakit*.
*Jika kita berpikiran sehat, maka kita pun akan sehat*.
Inilah, *The Law of Attraction* Hukum Tarik Menarik, merupakan Sunnatullah yang berlaku di alam semesta
_*You are what you think*_
(Anda adalah apa yang Anda pikirkan)
Ketika Buat Status di WA, FB, BB, Line, Twitter, Instagram, Telegram,
Buat Pilihan Kata yg Baik.
Karena Kata- kata juga merupakan Doa.
*Selalu berpikir yang positif* dan jangan pernah biarkan pikiran negatif membelenggu pikiran dan kehidupan kita.
Jadi tetap semangat dan jangan pernah menyerah pada keadaan.
Tugas kita hanya 2, yaitu : *Berusaha optimal* dan *berdoa*.
Sedangkan selanjutnya itu kuasa ALLAH SWT.
Nabi SAW bersabda :
"Ketika seorang hamba berkata, *Laa Haula Wa Laa Quwwata illa Billah*, maka ALLAH berfirman, "Lihatlah (hai para malaikat), orang ini telah menyerahkan urusannya kepadaKu".
(HR. Ahmad).
*Pikirkan Yg baik2, Bertindak yg Baik- Baik, dan Insyaa Alloh yg datang juga Yg Baik- Baik!*
Semoga hidup kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Labels:
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Lokasi: Indragiri Hilir Porvinsi Riau
Pulau Kijang, Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
Thursday, July 16, 2020
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Thursday, July 16, 2020
Donasi
Labels:
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Lokasi: Indragiri Hilir Porvinsi Riau
Pulau Kijang, Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Thursday, July 16, 2020
Tentang
Labels:
GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU
Lokasi: Indragiri Hilir Porvinsi Riau
Pulau Kijang, Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia






































