Gerakan Sosial Sepuluh Ribu

Kami Kumpulkan - Kami Salurkan - Kami Pertanggung Jawabkan

Breaking

Thursday, August 20, 2020

Thursday, August 20, 2020

Pasien Ini Tidak Dirujuk ke Pekanbaru karena Kurang Biaya, GASEBU Reteh Cari Solusi

 


Indragirione.com, - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Kecamatan Reteh kembali salurkan donasi untuk pasien Samsu, Kamis (20/08/2020).

Donasi diserahkan langsung oleh ketua GASEBU Reteh H. Jalaluddin Husain didampingi oleh Abdul Muin dan Inisiator Gasebu Nahrawi.

"Donasi yang kami serahkan hari ini adalah biaya transportasi kepulangan pasien Samsu ke Sungai Gundul, Desa Seberang Pulau Kijang setelah dirawat dirumah sakit Puri Husada Tembilahan. Diketahui Samsu mengalami pembengkakan hati," ujar H. Jalaluddin Husan.

Sementara itu Inisiator GASEBU, Nahrawi mengatakan Samsu beberapa waktu lalu dirujuk dari Puskesmas Pulau Kijang ke RSUD Puri Husada Tembilahan, dan setelah beberapa waktu dirawat dokter menyarankan dirujuk ke Pekanbaru. 

"Karena keterbatasan pembiayaan belum bisa dirujuk dan pihak keluarga pak Samsu meminta agar pak Samsu dipulangkan dulu. Saat ini GASEBU sedang berusaha dan memfasilitasi serta mencari solusi agar pasien Samsu bisa dirujuk ke Pekanbaru," jelasnya.

Lanjutnya, saat ini kami sedang mempersiapkan kelengkapan administrasi untuk kami mohonkan bantuan ke Dinsos dan Baznas, karena memang Samsu dari keluarga yang kurang mampu.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Seberang Pulau Kijang agar dapat kiranya membantu warganya yang memerlukan pertolongan ini," jelas Nahrawi.

Di kesempatan itu inisiator GASEBU tidak lupa ucapan terima kasih dan apresiasi yang panas-panas yang telah mempercayakan kepada GASEBU untuk menyalurkan bantuan.

"Tentunya kita berharap kedepannya lebih banyak saudara-saudara kita yang peduli dengan sesama dengan menyumbangkan sedikit saja dari harta yang dimiliki untuk membantu sesama," tukasnya.

Jadi intinya bukan pada persembahan tapi pada kesadaran dan kepedulian kita untuk membantu sesama, karena dengan 10.000 perbulan saja yang didonasikan bersama-sama pasti nominalnya akan banyak pula, dan insyaAllah kelak itu akan menjadi ladang amal bagi kita semua.

 

Sumber :

Editor: Fathurrahman / Reporter: Fajar Satria


Thursday, August 20, 2020

Do'a Bersama

 Assalamu'alaikumwarrahmatullahiwabarakatuh

Ada orang yg menunggu pagi....

Hanya utk dicuci darahnya.

Ada orang yg menunggu pagi...

Hanya utk menebus obatnya.

Ada juga orang di pagi hari...

Menggigil karena semalaman hujan dan tdk punya tempat berteduh.

Dan ada juga orang yg pagi harinya...

Tidak mendapatkan apapun utk dimakan.

Ada juga orang yg pagi harinya...

Dilanda musibah kebakaran, longsor dan kematian.

Ketika kita merasakan penderitaan-penderitaan ini, maka kita akan paham makna dari hadits :

مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا

*"Barangsiapa yg melewati pagi harinya dgn perasaan aman dalam rumahnya, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan ia telah memiliki dunia & seisinya.”* H.R. Ibnu Majah

Subhanalloh ....

Namun kenyataannya ALLOH berfirman,

*"Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yg bersyukur...(kepada ALLOH ).."* (QS Saba':13)

Begitu seringnya kita bangun pagi dalam kenyamanan sehingga menganggap segala nikmatNya seolah *hal biasa* dan baru terasa berharga disaat ALLOH mengambilnya dari kita.

‎أَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَ رِزْقًا طَيِّبًا وَ عَمَلاً مُتَقًبَّلاً

*“Ya ALLOH... sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yg bermanfaat, rizki yg baik & amalan yg (Engkau) terima”*

Ya ALLOH...🤲

Masukkan kami ke dalam golongan yg *sedikit* itu, yang mampu berfikir bahwa waktu yang berkah adalah *waktu yg diisi dgn penuh kebaikan*... Aamiin...

*بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ*🙏🏼🌷💐

 


Wednesday, August 19, 2020

Wednesday, August 19, 2020

Seseorang bilang bahwa “Pelacur di Arab itu memakai cadar dan hijab” Jawaban Buya Hamka ini tak terduga!

 


Seseorang Bilang Bahwa “Pelacur Di Arab Itu Memakai Cadar Dan Hijab” Jawaban Buya Hamka Ini Tak Terduga!

----------------------------------

Lalu HAMKA Menjawab, “Oh Ya? Saya Barusan Dari Los Angeles Dan New York, Masya Allah, Ternyata Disana Tidak Ada Pelacur,” Jawab Buya.. “Ah Mana Mungkin Buya, Di Mekkah Saja Ada Kok. Apalagi Di Amerika, Pasti Banyak Lagi,” Kata Seseorang Tadi... Maka Kata Buya Hamka, “Kita Ini Memang Hanya Akan Dipertemukan Dengan Apa-Apa Yang Kita Cari”

Meskipun Kita Ke Mekkah, Tetapi Jika Yang Diburu Oleh Hati Adalah Hal-Hal Yang Buruk, Maka Syaitan Dari Golongan Jin Dan Manusia Akan Berusaha Membantu Kita Untuk Mendapatkannya...

“Tetapi Sebaliknya, Sejauh Perjalanan Ke New York, Los Angeles, Bila Yang Dicari Adalah Kebajikan Dan Kebaikan, Maka Segala Kejelekan Akan Enggan Dan Bersembunyi” Tutupnya.

Hati Kita Kalo Sudah Busuk, Maka Seringkali Dipertemukan Pada Hal2 Yang Busuk Pula, Walaupun Di Tempat Kebaikan Sekalipun!

Buya Hamka

#Wahaisahabat

Tetaplah Lakukan Kebaikan Dan Kebajikan, Meskipun Tidak Akan Semua Melihat Itu Baik. Biarkan Mereka Dengan Semua Polemik Dan Intriknya Tidak Perlu Meresponnya Cukup Jawab Dengan Tetap Istiqomah Dijalan Kebaikan Dan Kebajikan Itu


Tuesday, August 18, 2020

Tuesday, August 18, 2020

SENANGKAN ORANG LAIN, ALLAH AKAN MEMBUATMU SENANG

 


SENANGKAN ORANG LAIN, ALLAH AKAN MEMBUATMU SENANG.

Jika ingin dibahagiakan Allah, maka bikinlah orang lain bahagia.

Jika ingin ditolong Allah, maka rajinlah menolong sesama.

Rasul tegaskan:

ان الله فى عون العبد ما دام العبد فى عون اخيه

"Sungguh Allah menolong hambaNya, selama Hamba Nya itu menolong sesamanya".

Suatu saat, Allah SWT bertanya kepada Nabi Musa AS:

"Wahai Musa, mana ibadahmu untukKu? "

Nabi Musa AS Menjawab:

"Semua ibadahku adalah untukMu yaa Allah".

Allah SWT menjawab :

"Tidak wahai Musa !, sesungguhnya ibadah ibadahmu itu untukmu sendiri".

Nabi Musa AS pun bertanya:

"Lalu ibadahku apa dan yang mana untukMu yaa Allah? ".

Allah SWT menjawab: "Memasukkan rasa bahagia ke dalam diri orang yang sedang hancur hatinya ".

Nabi Musa AS berkata:

"Yaa Allah, aku sudah melaksanakan ibadah.

Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?

Allah SWT : "Wahai Musa!, sholatmu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.

Dzikir?

Dzikirmu itu membuat hatimu menjadi tenang dan damai.

Puasa ?

Puasamu itu melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu dan agar engkau menjadi orang baik.

Nabi Musa AS : "Lalu ibadah apa yang bisa membuat hati Mu senang yaa Allah ?

Allah SWT :

Sedekah, infaq, dan Zakat mal mu serta akhlaqul karimah mu.

Itulah yang membuat Aku senang.

Karena saat engkau membahagiakan orang yang sedang susah,

Aku hadir bersamanya. Saat engkau memberinya,

Aku akan menggantinya dengan berlipat ganda 100 kali.

Ini ditegaskan Allah SWT di Al-Quran Surah Al-Baqarah 2, ayat 261-262.

Jika hanya sibuk dengan ibadah ritual dan merasa cukup dan bangga akan ini semua, maka ini adalah pertanda engkau hanya mencintai dirimu sendiri, bukan mencintai Allah.

Bila engkau berbuat dan berkorban untuk orang lain serta melunakan hatimu kepada orang lain,

Maka itu tandanya engkau mencintai Allah dan Allah pun menyukainya.

Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia. Amin

A.Hamid Husain

Alumni:

- Gontor Ponorogo

- King Abdul Aziz University, Jeddah

- Ummul Qura Unuversity, Makkah

Saudi Arabia.

Alfaatihah

 

Tuesday, August 18, 2020

GASEBU Reteh Terima Donasi 125 Pakaian Layak Pakai dari Donatur

 

Indragirione.com, - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Kecamatan Reteh telah menerima donasi pakaian layak pakai dari donatur, Selasa (18/08/2020).

Inisiator GASEBU Nahrawi mengucap syukur karena program yang mengikuti pakaian layak pakai sudah mulai berjalan dan respon masyarakat cukup baik dengan adanya masyarakat yang menyerahkan bantuan pakaian layak pakai.

"Saya berharap kepada pengurus jika memungkinkan pakaian yang sudah disortir terlebih dahulu, kemudian dikemas secara terpisah untuk masing-masing jenis pakaian, misalnya pakaian laki-laki dewasa dipisah kemasannya antara baju dengan celana, demikian juga untuk pakaian perempuan dan anak anak, sehingga dapat memudahkan dalam pendistribusiannya nanti, ”kata Nahrawi.

Ia menambahkan, kedepan akan semakin banyak masyarakat yang mendonasikan pakaian layak pakainya, karena saya yakin dan percaya banyak pakaian kita di lemari yang sekian lama tidak terpakai yang maaf mungkin hanya memenuhi lemari di rumah.

"Mungkin akan sangat bermanfaat bagi saudara kita yang lebih membutuhkan, yang berapapun jumlah yang kita sumbangkan ini Insyaa Allah akan menjadi Ibadah buat kita. Jadi bukan pada instruksi tapi pada kepedulian kita dan asas manfaatnya," sebut Nahrawi.

Ketua GASEBU H Jalaluddin Husain saat dikonfirmasi pakaian layak pakai tersebut mengatakan, untuk saat ini yang sudah diterima akan dikumpulkan terlebih dahulu di sekretariat GASEBU sambil menunggu donasi dari donatur lainnya.

"Karena sudah ada juga dari masyarakat yang melapor akan mendonasikan pakaian layak pakai dan mereka sedang melakukan kegiatan, serta untuk pendistribusian akan langsung kami salurkan kepada masyarakat yang tertimpa musibah seperti kebakaran dan lainnya," jelas H Jalaluddin Husain.

Sementara sekretaris GASEBU Muhammad Rifai mengatakan bahwa donasi pakaian tersebut diterima oleh para donatur baik yang mengantar langsung ke Sekretariat maupun dijemput dari rumah kediaman donatur.

"Pakaian yang kami terima ini langsung disortir dan dihitung, total saat ini jumlah total pakaian tersebut sebanyak 125 lembar dari 3 orang donatur," tutupnya.

Monday, August 17, 2020

Monday, August 17, 2020

Gasebu Sampaikan Duka Cita Atas Meninggal Almarhum Zulkifli

 


KILASRIAU.com - Keluarga Besar Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) turut berduka cita atas berpulangnya kerahmatullah saudara Zulkifli yang lebih dikenal dengan nama Panjol Ketua RT di Lorong Kayu Pulau Kijang tadi malam sekira pukul 23.00 Wib dirumah sakit Puri Husada Tembilahan, Minggu (16 / 08/2020).

Almarhum di dirawat mulai dirawat di Puskesmas Pulau Kijang Rabu Malam Kamis, tanggal 12 Agustus 2020 kemudian dirujuk ke rumah sakit Puri Husada Tembilahan pada Hari Jum'at sore tanggal 14 Agustus 2020 dan wafat pada minggu malam Senin sekitar Pukul 23.00 WIB.

Ketua Gasebu H. Jalaluddin Husain melalui Sekretaris Gasebu Muhammad Rifa'i menyerukan turut berduka cita sedalam-dalamnya dan semoga amal ibadahnya di terima Allah SWT dan keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan dan ke ikhlasnya.

"Hari ini kami dari keluarga besar Gasebu melaksanakan ta'ziah kerumah duka di jalan Sederhana sebagai wujud rasa duka kami kepada keluarga sekaligus menyerahkan donasi dari para donatur untuk meringankan beban keluarga," kata Rifa'i

Inisiator Gasebu Nahrawi dalam kesempatan Ta'ziah menyampaikan rasa bela sungkawa dari keluarga besar Gasebu, semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran dan ketabahan.

"Saat akan dirujuk ke Tembilahan saya bersama keluarga besar Gasebu menemui almarhum di rumah sakit Tengku Sulung Pulau Kijang untuk memberikan semangat untuk sembuh dari sakit jantung yang dideritanya sekaligus menyerahkan donasi kepada istri beliau," ucap Inisiator Nahrawi.

"Kondisinya saat itu memang sudah sangat berat untuk bernafas dan sekujur badannya berkeringat. Berita meninggalnya almarhum kita terima tadi malam dari pihak keluarga bahwa almarhum telah wafat," tambahnya

Dikesempatan itu juga inisiator Gasebu tidak lupa ucapan terima kasih dan terapung-panas pada donatur yang telah mempercayakan kepada GASEBU untuk menyalurkan bantuannya.

"Tentunya kita berharap kedepannya lebih banyak saudara-saudara kita yang peduli dengan sesama dengan menyumbangkan sedikit saja dari harta yang dimiliki untuk sesama. Jadi intinya bukan pada pengaturan tapi pada kesadaran dan kepedulian kita untuk membantu sesama, karena dengan 10.000 perbulan saja yang didonasikan bersama -sama pasti nominalnya akan banyak pula, dan insyaAllah kelak itu akan menjadi ladang amal bagi kita semua, "tutupnya.

Hadir dalam kegiatan ta'ziah dan penyaluran.donasi ini di antaranya inisiator gasebu Nahrawi, Sekretaris Gasebu Muhammad Rifa'i, Nawarllis A Rahman dan Abdul Muin.


Sumber: Suriadi Rahman /  Editor: Habibie

 


Saturday, August 15, 2020

Saturday, August 15, 2020

Gasebu Salurkan 2 Donasi Untuk Keluarga Almarhum Muhammad Al Fariz dan Pasien Zulkifli

 


KILASRIAU.com  - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) kembali menyalurkan donasi dari para donatur untuk masyarakat tidak mampu yang berduka dan sakit, Jumat, (14/8/ 20).

Donasi diserahkan langsung oleh jajaran pengurus GASEBU diantaranya Muhammad Rifai, Lina Naya, Nawarllis  A Rahman, Abdul Muin didampingi oleh Inisiator Gasebu Nahrawi.

Sekretaris GASEBU Muhammad Rifai mengatakan bahwa donasi yang kita serahkan ini merupakan amanah dari donatur yang memang diperuntukkan bagi keluarga Almarhum Muhammad Al Fariz yang beralamat di Gang Semangka. Donasi juga diberikan kepada Zulkifli alias Panjol ketua RT di Lorong Kayu Pulau Kijang yang akan dirujuk ketembilahan karena sakit jantung.

"Yang kita salurkan pada hari ini ada dua. Masing masing untuk Keluarga Almarhum Muhammad Al Fariz bin Asmadi bayi yang berumur 1 bulan lebih yang berpulang kerahmatullah dirumah sakit Puri Husada Tembilahan pada tanggal 12 Agustus 2020 kemarin," kata Rifai.

Terkait pasien Zulkifli alias Panjol  inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan sakitnya pasien tersebut cukup membuat kaget karena beberapa waktu yang lalu pada saat Gasebu  akan merujuk pasien Samsu yang dirawat di Puskesmas Pulau Kijang ke Puri Husada Tembilahan, dan pada saat itu pasien  masih bersama sama kawan-kawan Gasebu di Puskesmas Pulau Kijang.

"Apa lagi info sakitnya Zulkifli kita terima laporannya melalui pesan masengger dari komunitas emak-emak Gasebu  yang mana pesan tersebut mereka terima dari masyarakat untuk diteruskan kepada Gasebu, ditambah lagi dari info yang saya terima pasien tersebut  tidak terdaftar sebagai pemanfaat BPJS. Jadi begitu laporan kita terima langsung dikoordinasikan oleh pengurus Gasebu untuk kita bantu. Dan Alhamdulillah hari ini donasi sudah kita salurkan saat beliau akan dirujuk ke Tembilahan," terang inisiator Gasebu.

Dikesempatan itu juga inisiator ini tidak lupa  mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada donatur yang telah mempercayakan kepada Gasebu untuk menyalurkan bantuannya.

"Keluarga besar Gasebu patut  bersyukur karena masyarakat sudah mengenal dan mengetahui keberadaan Gasebu terbukti beberapa laporan terkait pasien tidak mampu kita terima infonya dari masyarakat melalui Medsos. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga," imbuhnya. 

Selain itu inisiator ini juga menambahkan "Tentunya kita berharap kedepannya semakin banyak saudara-saudara kita yang peduli dengan sesama dengan menyumbangkan sedikit saja dari harta yang dimiliki untuk membantu sesama. Jadi intinya bukan pada jumlahnya tapi pada kesadaran dan kepedulian kita untuk membantu sesama, karena dengan 10.000 perbulan saja yang didonasikan bersama-sama pasti nominalnya akan banyak pula, dan in syaa Allah kelak itu akan menjadi ladang amal bagi kita semua," tutupnya.

Sumber : Suriadi Rahman /  Editor : Habibie

 

Friday, August 14, 2020

Friday, August 14, 2020

GASEBU Inhil Gebrak Program Baru Terima Pakaian Layak Pakai


Indragirione.com,- Meski kehadirannya belum seumur jagung Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) telah eksis ditengah-tengah masyarakat terutama di Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

Dengan melakukan kegiatan membantu masyarakat kurang mampu yang sedang sakit ataupun meninggal dunia melalui donasi dari para donatur yang disalurkan langsung kepada keluarga penerima.
Kali ini, GASEBU kembali membuat program kegiatan pengumpulan pakaian layak pakai.
Inisiator GASEBU Nahrawi mengatakan bahwa program ini dilaksanakan setelah adanya masukan dari berbagai pihak kepada jajaran pengurus baik secara langsung maupun melalui media sosial.
"Terutama sekali saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada bapak H. Hamid Husain yang sudah menginspirasi GASEBU untuk program pengumpulan pakaian layak pakai ini," ujarnya.
Lanjutnya, saya sudah mendiskusikan ini dengan pengurus. Saya yakin di rumah kita sangat banyak pakaian yang mungkin sudah bertahun-tahun tidak terpakai, sehingga lebih baik disumbangkan untuk suadara yang membutuhkan.
"Hanya saja teknisnya harus berbeda dengan yang lain, jadi diupayakan pakaian yang dikumpulkan nanti betul-betul layak pakai, sudah diseleksi, dicuci, disetrika dengan rapi dan dikemas dalam kantong plastik," jelas Nahrawi.
Sementara itu, ketua GASEBU H Jalaluddin Husain mengatakan bahwa gerakan donasi pakaian layak pakai ini tentunya akan sangat membantu saudara yang membutuhkan.
"Jadi pakaian tersebut akan dikumpulkan dan nanti disalurkan kepada saudara kita yang membutuhkan, semisalnya korban kebakaran," imbuh H. Jalaluddin Husain.
Ia juga mengajak para donatur yang ingin memberikan donasi berupa pakaian layak pakai baik untuk laki-laki, perempuan, dewasa dan anak anak dapat diantar langsung ke sekretariat GASEBU di jalan SMP Pulau Kijang, atau untuk wilayah yang dapat dijangkau diupayakan untuk dijemput.
Atau dapat menghubungi nomor 0823 8184 5000 dan di nomor 0823 8780 2314.

Thursday, August 13, 2020

Thursday, August 13, 2020

GASEBU Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Kerahmatullah Muhammad Al Fariz Bin Asmadi


Innaalillahi Wainnaa Ilaihi Raaji'un. Keluarga Besar Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Kerahmatullah MUHAMMAD AL FARIZ BIN ASMADI Usia 1 Bulan 8 Hari Dirumah Sakit Puri Husada Tembilahan. Kami Dari GASEBU Sdh Berusaha Semampu Yang Bisa Kami Lakukan Utk Memberikan Pendampingan Kepada Pihak Keluarga Mulai Dari Pemberangkatan Dari Pulau Kijang Sampai Ketembilahan Dan Selama Proses Menjelang Akan Dioperasi. Bahkan Rencananya Hari Ini 13 AGUSTUS 2020 Kami Akan Melakukan PENGGALANGAN DANA Utk Membantu Pembiayaan Operasi Yang Diperkirakan 10juta Sesuai Yang Disampaikan Pihak Rumah Sakit, Karena Memang Keluarga Besar Ahmadi Tidak Masuk Dalam Keluarga Penerima Manfaat BPJS Sehingga Harus Dirawat Dengan Fasilitas Umum. Kami Sudah Berusaha Membantu Pihak Keluarga Untuk Kita Uruskan BPJS Tetapi Prosedur Aktif 14 Hari Menjadi Kendala Teknis Sementara Harus Segera Operasi. MUHAMMAD AL FARIZ Dirujuk Ketembilahan Pada Hari Senin Sore 10 AGUSTUS 2020 Dan Dijadwalkan Akan Dioperasi Pada Hari Rabu 12 Agustus 2020, Namun Pada Saat Proses Akan Dilaksanakan Operasi Kondisi Kesehatannya Menurun Sehingga Proses Oprasi Tidak Dapat Dilakukan Sampai Kemudian Meninggal Dunia. Mungkin Allah Lebih Sayang Kepada Muhammad Al Fariz Ditengah Usaha Maksimal Yang Sudah Dilakukan Utk Menyelamatkannya. In Syaa Allah Akan Menjadi Tabungan Syurga Utk Kedua Orang Tuanya Kelak. AL FATIHAH



 

Thursday, August 13, 2020

Peduli Muhammad Alfariz

 


MUHAMMAD AL FARITZ umur 1 bulan 8 hari dari keluarga tdk mampu penerima PKH dari Pulau Kijang. Ayahnya Sumadi hanyalah seorang buruh lepas. Saat ini sangat membutuhkan uluran n kepedulian kita utk biaya operasi. MUHAMMAD AL FARIZ sekeluarga tdk masuk dalam Daftar Pemanfaat BPJS sehingga harus dirawat Umum. Karena nya kami dari GERAKAN SOSIAL SEPULUH RIBU sangat mengharapkan uluran tangan untuk Muhammad Al Fariz.

#PEDULIMUHAMMADALFARIZ 

#KAMIKUMPULKAN

#KAMISALURKAN

#KAMIPERTANGGUNGJAWABKAN

Tuesday, August 11, 2020

Tuesday, August 11, 2020

𝐑𝐄𝐙𝐄𝐊𝐈 𝐈𝐓𝐔 𝐏𝐔𝐍𝐘𝐀 𝐀𝐋𝐀𝐌𝐀𝐓

 

𝐑𝐄𝐙𝐄𝐊𝐈 𝐈𝐓𝐔 𝐏𝐔𝐍𝐘𝐀 𝐀𝐋𝐀𝐌𝐀𝐓⁣

⁣Kalau Rizqi Itu Diukur Dari Kerja Keras, Maka Kuli Bangunan Lah Yg Akan Cepat Kaya.⁣ 

⁣Jika Rizqi Itu Ditentukan Dr Waktu Kerja... Maka Warung Kopi 24 Jam Lah Yg Akan Lbh Mendapatkanya.. Bahkan Mungkin Mampu Mengalahkah KFC Dan Mc. Donald.⁣ 

⁣Jika Rizki Itu Milik Orang Pintar, Maka Dosen Yg Bergelar Panjang Yg Akan Lbh Kaya...Jika Rizqi Itu Karena Jabatan... Maka Presiden Dan Rajalah Orang Yg Akan Menduduki 100 Orang Terkaya Di Dunia..⁣ 

⁣Rizqi Itu Karena Kasih Sayang Allah.⁣ 

" Mengejar Rizqi, Jangan Mengejar Jumlahnya, Tetapi Berkahnya."⁣ 

( Ali Bin Abi Thalib )⁣ 

⁣𝐌𝐄𝐒𝐊𝐈𝐏𝐔𝐍 𝐋𝐀𝐑𝐈, 𝐑𝐈𝐙𝐊𝐈𝐌𝐔 𝐀𝐊𝐀𝐍 𝐓𝐄𝐓𝐀𝐏 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐄𝐉𝐀𝐑𝐌𝐔⁣ 

⁣“Kalaulah Anak Adam Lari Dari Rizqinya (Untuk Menjalankan Perintah Allah) Sebagaimana Ia Lari Dari Kematian, Niscaya Rizqinya Akan Mengejarnya Sebagaimana Kematian Itu Akan Mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)⁣ 

Miskin Kaya Sudah Ada Yang Mengaturnya.⁣ 

⁣𝐀𝐁𝐃𝐔𝐑𝐑𝐀𝐇𝐌𝐀𝐍 𝐁𝐈𝐍 𝐀𝐔𝐅 𝐒𝐄𝐋𝐀𝐋𝐔 𝐆𝐀𝐆𝐀𝐋 𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐌𝐈𝐒𝐊𝐈𝐍

⁣Jika Tiba-Tiba Kondisi Ekonomi "Down", Dalem Terhibur Mengingat Kisah Bisnis Abdurrahman Bin Auf, Tentang Investasinya Membeli Kurma Busuk.⁣ 

⁣Suatu Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Berkata, Abdurrahman Bin Auf R.A Akan Masuk Surga Terakhir Karena Terlalu Kaya. ⁣ 

Ini Karena Orang Yang Paling Kaya Akan Dihisab Paling Lama.⁣ 

Maka Mendengar Ini, Abdul Rahman Bin Auf R.A Pun Berfikir Keras, Bagaimana Agar Bisa Kembali Menjadi Miskin Supaya Dapat Masuk Syurga Lebih Awal.⁣ 

Setelah Perang Tabuk, Kurma Di Madinah Yang Ditinggalkan Sahabat Menjadi Busuk. Lalu Harganya Jatuh.⁣ 

⁣Abdurrahman Bin Auf R.A Pun Menjual Semua Hartanya, Kemudian Memborong Semua Kurma Busuk Milik Sahabat Tadi Dengan Harga Kurma Bagus.⁣ 

Semuanya Bersyukur, Alhamdulillah, Kurma Yang Dikhawatirkan Tidak Laku, Tiba-Tiba Laku Keras! Diborong Semuanya Oleh Abdurrahman Bin Auf. Sahabat Gembira. Abdurrahman Bin Auf R.A Pun Juga Gembira. Sahabat Lain Gembira Sebab Semua Dagangannya Laku. Abdurrahman Bin Auf R.A Gembira Juga, Sebab Berharap Jatuh Miskin! Masya Allah, Hebat.⁣ 

⁣Coba Kalau Kita ? Usaha Diuji Dikit, Udah Teriak Tak Tentu Arah. Abdurrahman Bin Auf R.A Merasa Sangat Lega, Sebab Tahu Akan Bakal Masuk Surga Dulu, Sebab Sudah Miskin.⁣ 

Namun, Masya Allah. Rencana Allah Subhanahu Wa Ta'ala Itu Memang Terbaik...⁣ 

Tiba-Tiba, Datang Utusan Dari Yaman Membawa Berita, Raja Yaman Mencari Kurma Busuk.⁣ 

Rupa-Rupanya, Di Yaman Sedang Berjangkit Wabah Penyakit Menular, Dan Obat Yang Cocok Adalah KURMA BUSUK ! Utusan Raja Yaman Berniat Memborong Semua Kurma Abdurrahman Bin Auf R.A Dengan Harga 10 Kali Lipat Dari Harga Kurma Biasa. Subhanalloh.⁣ 

Orang Lain Berusaha Keras Jadi Kaya. Sebaliknya, Abdurrahman Bin Auf Berusaha Keras Jadi Miskin Tapi Selalu Gagal. ⁣ 

Benarlah Firman Allah:⁣ 

"Wahai Manusia, Di Langit Ada Rizqi Bagi Kalian. Juga Semua Karunia Yang Dijanjikan Pada Kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 ).⁣ 

Jadi, Yang Banyak Memberi Rizqi Itu Datangnya Dari Kurma Yang Bagus Atau Kurma Yang Busuk? Allah Subhanahu Wa Ta'ala Lah Yang Memberi Rizqi.⁣ 

Semoga Kisah Ini Dapat Menyuntik Kembali Semangat Dalam Diri Kita Semua, Yang Sedang Diuji Dalam Pekerjaan Dan Usaha Kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN KEPADA ALLAH Dibanding Urusan Dunia Yang Sementara Ini... 

Tuesday, August 11, 2020

Tabligh Akbar Bersama Syekh Muhammad Ali Jaber



Pengurus Masjid Besar Jami' Pulau Kijang, Phbi Reteh, Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) Reteh Bekerja Sama Dengan Pejuang Subuh Inhil Akan Menghadirkan Komunitas Riau Mengaji Bersama Al Ustadz Syekh Muhammad Ali Jaber Di Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

Ingat..... Waktu Dan Tempatnya

 

Tuesday, August 11, 2020

Do'a Kami

 


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

*_Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuuh._*
بِسۡـــــــــمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِـــــــيمِ
*_Ya Allah di pagi ini ampunkanlah dosa-dosa kami, dosa kedua ibu bapa kami, seluruh ahli keluarga kami, saudara-saudara kami, sahabat-sahabat kami_*
_*Panjangkan umur kami, mudahkanlah rezki kami, Kurniakan kami keselamatan & kesehatan yang baik.*_ _*Tunjukilah kami jalan yang benar. Berkahilah kehidupan kami di dunia dan di akhirat & masukkanlah kami ke dalam syurga mu Ya Allah*_
*_Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin_*
وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
آمِّيْنَ, آمِّيْن, آمِّيْن,َ يا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Sunday, August 9, 2020

Sunday, August 09, 2020

Kisah Inspiratif Imam Hanafi


Nu'man Bin Tsabit Yang Dikenal

Dengan Sebutan

*Abu Hanifah*,

Atau Populer Disebut

*Imam Hanafi*,

Pernah Berpapasan

Dengan Anak Kecil Yang Berjalan

Mengenakan Sepatu Kayu

(Terompah Kayu).

Sang Imam Berkata:

_"Hati-Hati Nak Dengan Sepatu Kayumu Itu, Jangan Sampai Kau Tergelincir."_

Bocah Ini Pun Tersenyum

Dan Mengucapkan Terima Kasih,

Dan Bertanya:

_"Bolehkah Saya Tahu Namamu Tuan?"_

_"Nu'man Namaku",_

Jawab Sang Imam.

_"Jadi, Tuan Lah Yang Selama Ini Terkenal Dengan Gelar *Al-Imam Al-A'dhom*. (Imam Agung) Itu..??"_

Tanya Si Bocah.

_"Bukan Aku Yang Memberi Gelar Itu, Masyarakat-Lah Yang Berprasangka Baik Dan Memberi Gelar Itu Kepadaku."_

Si Bocah Berkata Lagi:

_"Wahai Imam, Hati-Hati Dengan Gelarmu. Jangan Sampai Tuan Tergelincir Ke Neraka Karena Gelar Itu...! Sepatu Kayuku Ini Mungkin Hanya Menggelincirkanku Di Dunia. *Tapi Gelarmu Itu Dapat Menjerumuskanmu Ke Dalam Api Yang Kekal,* Jika Kesombongan Dan Keangkuhan Menyertainya."_

Ulama Terkenal Yang Diikuti Banyak Umat Itupun Tersungkur Menangis.

*Imam Abu Hanifah*

Bersyukur.

Siapa Sangka,

Peringatan Datang Dari Lidah

Seorang Bocah.

Betapa Banyak Manusia

*Tertipu Karena Popularitas,*

*Tertipu Karena Kedudukan Dan Jabatan,*

*Tertipu Karena Gelar*

*Tertipu Karena Maqom Dan Posisi,*

*Tertipu Karena Harta Yang Berlimpah,*

*Tertipu Karena Status Sosial Dll.*

Jangan Sampai Kita

~Tergelincir...

~Jadi Angkuh

&

~Sombong.

Karenanya,

Pepatah Mengatakan:

*_"Sepasang Tangan Yang Memegangmu Kala Terjatuh, Lebih Harus Kau Percayai_* _*Daripada Seribu Tangan Yang Menyambutmu Kala Engkau Tiba Di Puncak Suksesmu".*


 

Translate

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan
Pasang Iklan disini Syaratnya sangat mudah dan bermanfaat, cukup menjadi anggota Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) jadi hanya dikenakan Biaya Rp.10.000/bulan dan akan di Kumpulkan untuk Donasi Kegiatan Sosial untuk Kaum Dhuafa