Pemurah

Indragirione.com,- Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) Kecamatan Reteh kembali menyalurkan donasi dari para donatur berupa pakaian layak pakai tahap III.
Bertempat di Sekretariat Gasebu Jalan SMP bekerja sama dengan DAPM Paduppai mandiri, pada Jumat (11/09/2020).
Sebelum penyerahan donasi anggota Gasebu, Nawarlis A Rahman menjelaskan kepada calon penerima terkait apa itu Gasebu, programnya serta bagaimana partisipasi masyarakat dan mekanisme penyaluran bantuannya.
Ketua Gasebu, H. Jalaluddin Husain sangat mengapresiasi antusias masyarakat yang datang untuk menerima pakaian layak pakai.
"Anggota kami yakni pak Rifai dan pak Nawarlis sebelumnya melakukan survei terlebih dahulu untuk mendata jumlah KK dan jiwa, setelah itu memberikan kupon kepada kaum dhuafa tersebut," jelas H. Jalaluddin Husain.
Dalam minggu ini Ketua Gasebu juga mengatakan cukup banyak menerima sumbangan donasi pakaian dari masyarakat dan dimana donasi pakaian yang diterima sangat bervariasi.
"In syaa Allah jika donasi pakaian terus bertambah maka program penyaluran pakaian layak pakai ini akan terus berjalan," ungkapnya.

Inisiator Gasebu Nahrawi saat dikonfirmasi mengatakan donasi pakaian layak pakai ini in syaa Allah sudah menjadi program tetap mingguan Gasebu.
"Seperti biasa, pakaian yang masuk kami sortir terlebih dahulu lalu dibagikan setiap hari Jum'at. Ini semua berkat para donatur yang sudah memberikan donasinya untuk kami salurkan, maka dari itu kami sangat berterima kasih," tutur Nahrawi.
Ia mengatakan bahwa pengurus yang tergabung dalam Gasebu ini juga merupakan donatur, baik itu donatur untuk pendanaan maupun pakaian layak pakai.
"Saya sangat mengapresiasi Pengurus yang sudah sangat luar biasa karena bukan hanya mengurus donasi tapi juga ikut menjadi donatur, belum lagi waktu yang harus diluangkan dan fikiran yang harus diberikan," sebutnya.

Semoga semua kerja sosial yang dilakukan dan juga uluran tangan dari para donatur menjadi ibadah dan jalan keberkahan dalam hidup serta ladang amal.
Sumber : Fajar Satria
Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Kecamatan Reteh kembali menyalurkan donasi dari para donatur berupa PAKAIAN LAYAK PAKAI TAHAP III Jumat (11092020) bertempat di Sekretariat Gasebu Jalan SMP bekerja sama dengan DAPM Paduppai mandiri. Dimana disalurkan kepada kaum dhuafa sebanyak 224 lembar pakaian. diantaranya kepada warga
Indragirione.com,-
Kata istri Aco, Susilawati "suami saya sudah mulai merasakan sakit sejak
tujuh bulan yang lalu dan juga sudah berobat, tapi hanya di Puskesmas dan
dokter praktek," terangnya.
Dan sejak
satu bulan ini, kondisi penyakit Aco semakin parah terutama pada bagian tangan
sebelah kanan sering bergetar sendiri demikian juga dengan dagunya.
"Kasian melihat bapak, kadang tidak bisa tidur kalau datang
sakitnya," ujar Susilawati.
Demi
mendengar hal tersebut Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) Kecamatan Reteh
langsung tergerak hatinya untuk membantu.
Melalui
program gerakan Rp.10.000 (sepuluh ribu) yang dikumpulkan tiap bulan oleh
anggota dan simpatisan Gasebu, sehingga kembali Gasebu dapat meringankan beban
bagi Muhammad Ramlan alias Aco Bonis.
"Dia
(Aco) mengidap penyakit lambung dan saraf, dimana beliau akan dirujuk ke Rumah
Sakit Rengat, Kabupaten Inhu, dari itu kami tergerak untuk sedikit meringankan
beban keluarganya," tutur H. Jalaluddin Husain.
Ia berharap
bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat untuk biaya perjalanan pasien.
"Semoga Aco segera diberikan kesembuhan," harapnya.
Donasi
disalurkan langsung Sekretaris Gasebu, Muhammad Rifai didampingi inisiator
Gasebu, Nahrawi.
"Informasi
beliau sakit kami terima dari masyarakat kemudian ditindaklanjuti oleh
pengurus sebelum kemudian disepakati untuk dibantu apalagi memang pasien masuk
dalam penerima PKH," ucap Nahrawi.
Susilawati
berterima kasih atas bantuan dari donatur dan kepedulian dari Gasebu yang sudah
mau menolong keluarganya.
"Semoga
bantuan ini dapat kami pergunakan demi membawa bapak berobat ke Rengat sehingga
nantinya bisa sembuh dan dapat beraktifitas kembali karena sudah 7 bulan bapak
tidak bisa bekerja," tukasnya.
Sementara
Gasebu turut berterima kasih kepada para donatur yang sudah memberikan
kepercayaan untuk menyalurkan bantuan. "Semoga kedepan semakin banyak
masyarakat yang berdonasi, sehingga akan lebih banyak lagi warga yang tidak
mampu yang bisa dibantu," tambanya.
Pada hari
yang sama, Kamis (10/9/2020) anggota Gasebu juga melakukan pendataan kaum
dhuafa untuk penerimaan penyaluran pakaian layak yang akan dilaksanakan pada
hari Jum'at, dimana kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin Gasebu.
Gasebu juga
akan melaksanakan kegiatan donor darah dalam rangka HUT PMI dan menyambut HUT
TNI ke 75.
"Semua
sedang dipersiapkan dan terus di koordinaskan oleh pengurus, in syaa Allah
rencananya tanggal 15 September 2020 bertempat di lapangan masjid besar Jami'
Pulau Kijang," tutup Nahrawi.
Sumber : Fajar Satria
Ijazah... Juga Kertas.
Akte Nikah... Kertas.
Paspor... Kertas.
Surat Kepemilikan Rumah... Juga Kertas.
UANG... Juga Kertas.
Kehidupan Kita Layaknya Hanya Di
Kelilingi Kertas-Kertas.
Seiring Waktu Berlalu, Semua Di Robek.
Kemudian Di Buang Dan Di Bakar.
Berapa Banyak Orang Bersedih Karena
"Kertas-Kertas"Yang Di Milikinya.
Dan Berapa Banyak Orang Begitu Bahagia
Dengan "Kertas-Kertas" Yang Di Milikinya.
Tetapi...
Ada 1 (Satu) Lembar Kertas Yang Tidak
Mungkin Di Lihat Oleh Manusia Itu Sendiri Yaitu, "AKTE KEMATIAN" Nya
Sendiri!
Maka Manusia Itu Ada Batasnya Yang Tidak
Mungkin Dia Mampu Menjangkau Waktu.
Ada 2 (Dua) Hal Yang Tidak Akan
Selamanya Ada Dalam Diri Seseorang :
~ Masa Mudanya, Dan
~ Kekuatannya.
Dan 2 (Dua) Hal Yang Berguna Untuk
Setiap Orang :
~ Hati Yang Mulia, Dan
~ Hati Yang Mengampuni.
Juga 2 (Dua) Hal Pula Yang Akan
Mengangkat Derajat Seseorang :
~ Sikap Rendah Hati,Dan
~ Berbagi Kasih.
Belajarlah Punya Prinsip Hidup
Ada 3 (Tiga) Fase Hidup Yang Tampak Dari
Kita :
1. Masa Puber Kita Punya
Waktu Dan Kekuatan
Tetapi Tidak Punya
"UANG".
2. Masa Bekerja Kita
Punya Uang Dan
Kekuatan, Tetapi Tidak
Punya "WAKTU".
3. Masa Tua Kita Punya
Uang Dan Punya Waktu,
Tetapi Tidak Punya
"KEKUATAN" Lagi.
Manfaatkan Kesempatan Hidup
Sebaik-Baiknya Selagi Masih Bisa Bernapas.
Kita Selalu Yakin Bahwa Kehidupan Orang
Lain Lebih Baik Dari Kehidupan Kita.
Dan Orang Lain Pun Meyakini, Bahwa
Kehidupan Kita Jauh Lebih Baik Darinya.
Hal Itu Terjadi Di Karenakan Kita
Melupakan 1 (Satu) Hal Terpenting Dalam Hidup, Yaitu :
Bersikap "MENSYUKURI APA YANG SUDAH
KITA MILIKI".
Oleh Sebab Itu...
Nikmati Hidup, Sebelum Hidup Tidak Bisa
Di Nikmati.
Dan Selalu Bersyukur Atas Segala Nikmat
& Karunia Hidup.
Tidak Capek Pun Perlu Istirahat.
Tidak Kaya Pun Perlu Bersyukur.
Sadarlah Hidup Itu Pendek.
Pasti Ada Saatnya Finish.
Jangan Tertipu Dengan Usia Muda.
Karena Syarat Mati Tidak Harus Tua... Nikmati
hidup dan BERBAHAGIA lah.. Sewaktu ada kesempatan.. Dan tetap menjadi hamba
yang memberikan kemanfaatan untuk orang lain.
Khusnul = dihinakan
Husnul = dimuliakan
CARA MENULIS YG BENAR
IAITU :
·
AAMIIN
·
IN SYAA ALLAH
·
HUSNUL KHOTIMAH
★ Dalam bahasa Arab ada 4 kata amin yg berbeza makna :
- Amin = Aman
- Aamin = Meminta
perlindungan
- Amiin = Jujur
- *Aamiin = Ya Allah,*
*kabulkanlah do'a
kami*
★ Kita seharusnya tidak menulis :
*Insya Allah* =
Menciptakan Allah (naudzubillah ..)
Tapi pastikan kita
menulis :
*In Syaa Allah =
dengan izin Allah*
★ Assalamualaikum, jgn disingkat, kerana ;
1. As = Orang bodoh ;
keledai
2. Ass = Pantat
3. Askum = Celakalah
kamu
4. Assamu = Racun
5. Samlekum = Matilah
kamu
6. Mikum = dari bahasa
Ibrani, Mari Bercinta.
*Salam pendek* :
"Assalamualaikum".
- Dengan 10 kebaikan.
*Salam sedang* :
"Assalamualaikum warahmatullah".
- Dengan 20 kebaikan.
*Salam panjang* :
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh".
- Dengan 30 kebaikan
sempurna.
* Jangan tulis
KHUSNUL KHOTIMAH
(mati dlm keadaan
dihinakan.)
*Yang benar
HUSNUL KHOTIMAH
(mati dlm keadaan
baik)
SHARE JIKA INGIN YANG
LAIN DAPAT MANFAAT.
ﻣَﻦْ ﺩَﻝَّ ﻋَﻠَﻰ
ﺧَﻴْﺮٍ ﻓَﻠَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﺃَﺟْﺮِ ﻓَﺎﻋِﻠِﻪِ
*Barangsiapa yang
menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti org yg
melakukannya.*
(HR. Muslim 3509.)
Semoga bermanfaat.
Penyaluran juga dihadiri oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Reteh, Drs. Suyuti Amhar, inisiator Gasebu Nahrawi, ketua Gasebu H. Jalaluddin Husain, Bendahara Gasebu Erlina dan anggota Gasebu, Darwis, Arsyad dan khair.
Ketua Gasebu H. Jalaluddin Husain dalam krisisnya mengatakan bahwa donasi Al-Qur'an yang diserahkan merupakan sumbangan dari hamba Allah yang dipercayakan kepada Gasebu untuk penyalurannya.
"Pada Jum'at lalu kami menerima donasi Al-Qur'an dari hamba Allah, dan hari ini kami langsung menyalurkan donasi tersebut kepada kelompok pengajian, dimana sehari sebelumnya sudah dilakukan koordinasi dengan RT diwilayah kelompok penerima," jelas H. Jalaluddin Husain.
Donasi Al-Qur'an tersebut merupakan tahap kedua yang disalurkan oleh Gasebu, sebelumnya juga sudah disalurkan sebanyak 49 eksemplar kepada 5 kelompok pengajian.
"Kami tidak ingin berlama lama untuk menahan setiap donasi yang masuk, begitu kami terima langsung diupayakan untuk segera disalurkan agar pahala bagi yang mendonasikan langsung aliran dan juga bisa dimanfaatkan oleh penerima," sebutnya.
Sementara KUA Kecamatan Reteh, Drs. Suyuti Ahmar sangat mengapresiasi keberadaan Gasebu.
"Sejak saya menjadi KUA di Reteh baru kali ini ada lembaga yang meskipun baru dua bulan keberadaannya tapi kerja nyatanya sudah sangat dirasakan oleh masyarakat. Bukan hanya sekedar wacana atau retorika tapi langsung kerja nyata," ujar Sayuti.
Ia berharap kedepan, Gasebu dapat lebih banyak lagi untuk kemaslahatan ummat, karena memang lembaga seperti Gasebu sangat dibutuhkan ditengah-tengah masyarakat sebagai wadah mengumpulkan donasi dari para dermawan. Dan menjadi ladang amal bagi pengurus.
"Terkadang para dermawan banyak yang ingin menyumbang untuk mendapatkan sosial tapi tidak ada wadahnya dan merasa segan untuk menyerahkann langsung kepada penerima. Nah, Alhamdulillah dengan adanya Gasebu ini menjadi solusi bagi para donatur," ucapnya.
Inisiator Gasebu, Nahrawi sangat berterimakasih atas apresiasi yang telah disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Reteh.
"Tentunya ini akan menjadi penyemangat dan motivasi bagi jajaran pengurus untuk terus jiwa bagi masyarakat. Saya juga mendorong para pengurus untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan jajaran pemerintah di berbagai kegiatan yang akan dilakukan," kata Nahrawi.
Lanjutnya, kami tidak henti-hentinya ucapan terimakasih kepada para donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada gasebu untuk menyalurkan donasi.
"Semoga para donatur diberikan keberkahan, dimurahkan rezeki sehingga dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat dengan hartanya. Kepada para pengurus semoga senantiasa yang diberikan kesehatan dan keistiqomahan dalam mengemban amanah ini demi membantu para kaum dhuafa, yakinlah bahwa Allah juga akan memberikan kepada kita semua," tukasnya.
Penyaluran Al-Qur'an tahap kedua diserahkan sebanyak 90 eksemplar untuk 9 kelompok pengajian yang ada di 3 kelurahan Kecamatan Reteh, yakni 2 di Kelurahan Metro, 1 di Kelurahan Madani dan 6 di Kelurahan Pulau Kijang.
Sumber : Fajar Satria
Gerakan
Sosial Sepuluh Ribu (Gasebu) Kembali Salurkan Donasi Alqur'an Dari Hamba Allah
Sebanyak 90 Eksemplar Kepada 9 Kelompok Pengajian Di 3 Kelurahan Bertempat
Disekretariat Gasebu Jln Smp Yang Dihadiri Oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kec
Reteh Bapak Drs. Suyuti Amhar, M.Pd.I. Semoga Donatur Diberikan Keberkahan
Dalam Hidupnya Oleh Allah Swt.