Gerakan Sosial Sepuluh Ribu

Kami Kumpulkan - Kami Salurkan - Kami Pertanggung Jawabkan

Breaking

Saturday, November 27, 2021

Saturday, November 27, 2021

Peringatan HUT GASEBU, Pengurus Ziarah Kemakam Sang Inspirator

Perjalanan waktu begitu cepat berlalu, tanpa terasa Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Kabupaten Indragiri Hilir genap berusia 1 tahun eksistensinya ditengah masyarakat Kecamatan Reteh khususnya dan Kabupaten Indragiri Hilir umumnya.

Eksistensi Gasebu sebagai lembaga yang bergerak dibilang Sosial, kemanusiaan dan keagamaan dalam rentang waktu perjalanan satu tahun ini tidak diragukan lagi. Hal tersebut dibuktikan dalam berbagai program kerja dan kegiatan yang telah dilakukan  serta apresiasi yang diterima.

 "Kita bersyukur karena hari ini 27 November 2021 Gasebu genap berusia satu tahun. Tentunya perjalanan waktu satu tahun yang dijalani oleh gasebu telah memberikan warna bagi pergerakan sosial  dimasyarakat. Eksistensi tersebut kita aplikasinya dalam berbagai kegiatan yang telah kita programkan bersama pengurus. Baik itu program mingguan bulanan dan tahunan," kata Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain

Lebih lanjut Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan kegiatan yang telah dilakukan dalam rentang waktu satu tahun ini diantaranya kegiatan Gerakan Peduli Mata melalui program operasi katarak dan lemak mata dimana serta melakukan pendampingan kepada pasien yang akan menjalani operasi.

Kemudian Gerakan Wakaf 1000 Alqur'an, dimana sudah menyalurkan sekitar 700 Alqur'an kepada masjid, mushallah dan kelompok pengajian khususnya di kecamatan Reteh dan Kecamatan Enok melalui korcam Gasebu Enok. Gerakan Pakaian layak pakai yang sudah berjalan sampai tahap 21 dengan jumlah pakaian layak pakai yang sudah di salurkan lebih dari 4000 lembar kepada 350 KK dalam berbagai jenis dan ukuran, Gerakan Jumat Berkah dimana menyalurkan paket sembako kepada kaum dhuafa, untuk saat ini sudah sampai tahap ke 5 dengan jumlah penerima sekitar 150 KK, donasi kepada kaum dhuafa yang sedang sakit atau pun meninggal,  Gerakan Donor Darah pertiga bulan. Gerakan Gantung seikhlasnya ambil secukupnya pada bulan suci ramadhan serta Gerakan Open Donasi dan beberapa kegiatan lainnya.

"Tentunya kegiatan yang telah kita laksanakan ini tidak dapat terlaksana tanpa adanya dukungan yang luar biasa dari Komunitas Emak Emak Gasebu dan juga Korcam Gasebu Enok serta semua jajaran pengurus serta sinergisitas dengan semua stake holder yang ada serta dukungan finansial dari para donatur," ujarnya. 

Sementara itu, Inisiator berdirinya Gasebu Nahrawi mengatakan sangat terharu dan bersyukur kepada Allah SWT karena Gasebu sampai hari ini tetap eksis ditengah masyarakat dengan kerja dan kegiatan nyatanya. 

"Kita semua harus kembali ketitik awal berdirinya Lembaga ini yang  tidak terlepas dari seorang bocah  berumur 5  tahun yang menderita Leukimia yang bernama Muhammad Farhan Bin Suyatno. Almarhum adalah sang inspirator berdirinya Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU). Karenanya pada hari ini saya mengajak pengurus Gasebu dan Emak Emak Gasebu bersama orang tua Farhan untuk ziarah kemakam almarhum untuk sama sama mendoakan almarhum. Karena keberadaan Gasebu hari ini dan seterusnya  tidak akan pernah bisa dipisahkan dari sosok almarhum," jelasnya. 

Kemudian Nahrawi di HUT Gasebu pertama ini berpesan kepada pengurus teruslah tebar kebaikan ditengah masyarakat karena tidak semua orang bisa berada dilembaga ini dan kawan kawan pengurus adalah orang orang pilihan yang memiliki jiwa sosial dan kemanusiaan diiringi keikhlasan yang rela mengorbankan waktu, pemikiran, tenaga dan materi. 

"Tetap kobarkan semangat kebersamaan sesuai dengan moto Gasebu anda dia dan saya adalah kita dalam semangat kebersamaan," imbuhnya.


Sumber : KILASRIAU.com

Saturday, November 27, 2021

1 TAHUN BERDIRINYA GASEBU


 Bersempena Hari Lahir GASEBU yang bertepatan pada tanggal 27 Nopember 2020 yang hari ini memasuki usia 1 tahun berdirinya Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU), tentunya kami selalu berusaha untuk hadir memberi manfaat kepada khalayak ramai, terutama bagi yang memang benar-benar membutuhkan, namun demikian tentunya juga kami memiliki kekurangan serta tidak semua dapat kami penuhi segala sesuatu yang berkenaan diluar dari kemampuan kami, dan masih banyak kekurangan yang membutuhkan dukungan bapak ibu saudara-saudari kami untuk melengkapi Gerakan Sosial Sepuluh Ribu bagi yang membutuhkan, untuk itu di satu tahun usia Gerakan Sosial Sepuluh Ribu, Ijin kami Segenap  Pengelola GASEBU menyampaikan Ucapan Trima Kasih Kepada Semua Donatur serta seluruh yang selalu membantu serta mensuport kegiatan GASEBU yang terlibat langsung maupun tidak langsung, sekali lagi kami Ucapkan TERIMA KASIH untuk Semuanya. MOHON MAAF APABILA TERDAPAT KESALAHAN SERTA KESILAPAN DIDALAM PENGELOLAAN MAUPUN IMPLEMENTASI PROGRAM GASEBU TIDAK PADA TEMPATNYA. 

Demikian Kami sampaikan dari segenap Pengelola Gerakan Sosial Sepuluh Ribu, semoga kita semua senantiasa diberi keberkahan. AAMIIN


ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam Semangat Kebersamaan


Berikut Video Ucapan Kepada Gasebu dari Presenter Kompas TV 





Monday, November 8, 2021

Monday, November 08, 2021

Gasebu Open Donasi Untuk Balita Menderita Penyakit Leukimia


Gerakan Sepuluh Ribu (GASEBU) membuka donasi untuk seorang BALITA (umur tiga tahun) menderita penyakit Leukimia yang saat ini terbaring lemas rumah sakit Tengku Sulung, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Senin (8/11/21)

Anak yang menderita leukimia ini bernama Muhammad Dilan salah satu warga Pulau Kijang, kecamatan Reteh.

"Pasien atas nama Muhammad Dilan ini sudah lama menderita penyakit Leukimia dan juga sudah melakukan pengobatan di RSUD Puri Husada Tembilahan, namun karena keterbatasan biaya pada waktu itu maka orang tuanya meminta untuk pulang, dan akan kembalikan lagi untuk melanjutkan pengobatan," kata Inisiator Gasebu Nahrawi.

Lebih lanjut, ketua Gasebu H Jalaluddin Husain melalui Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan sejak pulang dari RSUD Puri Husada Tembilahan kondisi Dilan semakin tidak stabil. Sehingga harus dibawa ke rumah sakit Tengku Sulung, Pulau Kijang, Kecamatan Reteh dan mendapatkan perawatan selama 2 malam Dan hari ini Senin 08112021 dilan kembali dirujuk kerumah sakit Puri Husada Tembilahan untuk selanjutnya mendapatkan perawatan sebelum diberangkatkan ke Pekanbaru.

"Sebenarnya Dilan ini harus dirujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut namun faktor biaya lah menghambat pengobatan Dilan. Maka dari itu Gasebu ber inisiatif membuka donasi untuk anak kita Dilan," ucapnya.

Bagi para donatur yang ingin menyalurkan sedikit rezekinya untuk membantu pengobatan Dilan bisa langsung mengirimkan ke nomor Rekening Gasebu 5573-01-023499-53-3 atau bisa langsung menghubungi orang tua dilan M Yusuf 083121455605 atau ke nomor Hp Inisiator Gasebu di kontak person 082381845000.

"Saatnya kita berbagi kebahagiaan, berbagi bersama meringankan beban bersama untuk menolong antar sesama," imbuhnya.


Sumber: KilasRiau.com

Thursday, November 4, 2021

Thursday, November 04, 2021

GASEBU SALURKAN DONASI UNTUK PASIEN TUMOR

Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) kembali salurkan donasi untuk pasien penderita Tumor atas nama Solikin berasal dari Kampung Fajar Kecamatan Enak yang dirawat dirumah sakit Puri Husada Tembilahan.


Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain melalui Korcam Gasebu Enok Misliyati mengatakan bahwa pasien Solikin sudah sejak 3 bulan yang lalu mengalami sakit pada bagian sebelah kanan perutnya, dimana selama ini hanya menjalani pengobatan di Puskesmas dan pengobatan kampung karena tidak memiliki biaya. Informasi terkait sakitnya  disampaikan langsung oleh istri beliau yang bernama Nurhayati yang kesehariannya berjualan ikan keliling untuk menghidupi keluarganya. Jadi kebetulan pada saat beliau berjualan ikan itu ktemu beliau dan  menyampaikan harapannya agar Gasebu dapat membantu untuk pengobatan suaminya.  Selanjutnya informasi tersebut saya sampaikan kepada pengurus Gasebu dan disepakati untuk dibantu. Jadi Pak Solikin kita bantu mulai dari pembuatan rujukannya ke puskesmas dan selanjutnya di rujuk ke Puri Husada. Dan saat ini sedang dirawat di ruang bedah untuk selanjutnya besok Jumat akan menjalani operasi untuk pengangkatan tumor diperutnya.
Dan sebagai wujud kepedulian Gasebu  kita juga membantu Pak Solikin untuk pencarian donor darah dan menyalurkan donasi untuk biaya mereka selama dirawat. Semoga besok operasi beliau berjalan lancar dan dapat segera sembuh.

Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan setelah mendapat laporan dari Korcam Enok Misliyati dan sekali gus mendampingi pasien ke Tembilahan, hari ini Gasebu langsung menyalurkan donasi untuk membantu biaya  selama beliau dirawat. Kita doakan semoga Pak Solikin diberikan kelancaran dalam proses operasinya dan  nantinya dapat kembali beraktifitas. Dan tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarga pak Solikin semoga menjadi ladang amal.

ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam Semangat Kebersamaan.

Thursday, November 04, 2021

Gasebu Bersama KDDI Kembali Fasilitasi Kepulangan Muhammad Dilan

Komitmen Gasebu dan KDDI Inhil untuk membantu Muhammad Dilan (umur 3 tahun)  yang  menjalani perawatan selama 15 hari di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan karena sakit leukimia yang dideritanya terus berlanjut.

Dimana pada tanggal 02 Noveber 2021 Gasebu Bersama KDDI kembali menyalurkan donasi kepada Keluarga Muhammad Dilan untuk kepulangannya ke kampung halaman.

"Kita mendapat info dari inisiator bahwa orang tua Muhammad Dilan yaitu M Yunus menyampaikan informasi kehabisan biaya untuk makan dan biaya penebusan obat untuk Dilan, sehingga mereka ingin membawa pulang kembali Dilan," kata Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain
Sementara itu, orang tua Dilan, Muhammad Yunus menuturkan hal ini dilakukan karena sudah tidak ada lagi biaya untuk penebusan obat serta biaya berada di rumah sakit. Untuk itu lah membawa kembali Dilan pulang ke kampung.

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada Gasebu dan KDDI serta semua pihak yang sudah membantu biaya kami sejak awal hingga saat ini. Membawa pulang Dilan adalah keputusan berat bagi kami dan bukan kami tidak sayang sama Dilan tapi semua kami lakukan semata mata memang karena ketidak berdayaan kami," ucapnya.

Ditempat berbeda Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan orang tua Dilan menyampaikan keinginan mereka untuk sementara waktu Dilan dipulangkan ke Pulau Kijang karena terkait pembiayaan. Melihat kondisi Dilan itu belum stabil 100%, namun apa boleh buat karena keterbatasan kemampuan.

"Saya sudah memohon kepada orang tua Dilan agar Dilan tidak di Pulangkan dulu sampai 3 hari kedepannya karena kita terus berusaha melalui KDDI, Suryadi dan Mustika untuk mencarikan darah B bagi Dilan yang masih memerlukan 2 kantong. Memang ada beberapa pendonor yang berkenan tapi terkendala kesehatan karena tensi tinggi dan  Hb nya rendah," jelasnya.

"Namun karena keinginan kedua orang tua Dilan untuk sementara ingin pulang dulu kami juga tidak bisa memaksakan, tapi kita berharap agar hari Senin Dilan dapat kembali dibawa ke Puri Husada Tembilahan untuk kontrol dan selanjutnya diupayakan untuk di rujuk ke Pekanbaru. Saya mengajak kepada masyarakat mari kita bantu Dilan karena memang sangat layak untuk kita bantu, berapa pun bantuan kita akan sangat berarti bagi kesembuhan Dilan," tambahnya.
Kemudian Sekretaris KDDI Raihana mengatakan "Terkait kepulangan Dilan sudah kita bicarakan dan kita hanya bisa berharap Dilan bisa kembali ke RSUD Puri Husada untuk kontrol dan kita upayakan nanti untuk langsung bisa dirujuk. Rentang waktu 15 hari dilan belum dapat dirujuk karena memang kondisinya belum memungkinkan. Semoga kita bisa bantu dengan uoaya maksimal agar dilan dapat disembuhkan," tuturnya.

ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN


Sunday, October 10, 2021

Sunday, October 10, 2021

GASEBU KEMBALI GELAR PEMERIKSAAN MATA DIKECAMATAN KEMUNING

Geliat Gerakan Peduli Mata yang gelar oleh Gasebu terus berlanjut. Dalam rangka merespon antusiasme masyarakat kembali Gasebu melaksanakan screening di Desa Limau Manis Kecamatan Kemenangan. Sabtu 09102021.

Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan kegiatan hari ini merupakan hari pertama dari Gelombang Ke 7 yang kita laksanakan di 2 titik yakni kecamatan Kemuning di Desa Limau Manis hari ini dan Kecamatan Kempas di Desa Sungai Gantang Kecamatan Kempas.

Alhamdulillah kegiatan berjalan tertib aman dan lancar. Giat dimulai pukul 09.00 dan selesai pukul 15.00 Wib. Dan kita dapatkan pasien sebanyak 111 orang. Dan kita sampaikan kepada pasien terkait prosedur kegiatan bagi yang direkomendasi nantinya supaya mempersiapkan dokumennya seperti KK, E_Ktp dan BPJS. Dimana sebelum pemberangkatan nantinya agar pasien dapat mengurus rujukan di PKM sesuai faskes tingkat pertamanya masing masing untuk selanjutnya mengambil rujukan ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan. Dan kita akan mengkomunikasikan dengan pihak managemen Rumah Sakit Mata PBEC Pekanbaru untuk pemberangkatannya.

Terima kasih kepada Pemerintah Desa Limau Manis beserta staf yang telah menfasilitasi tempat untuk kegiatan hari ini, juga ucapan terima kasih kepada Usman Jaelani yang telah memberikan peluang untuk pelaksanaan hari ini. Terkhusus kepada Tim dari Rumah Sakit Mata PBEC Pekanbaru yang telah berkenan untuk hadir dan juga kepada kawan kawan Gasebu serta Emak Emak Gasebu.

Sementara itu Usmsn Jaelani mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Gasebu karena memang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat semoga pasien yang sudah diperiksa dan direkomendasi untuk operasi agar segera dapat menjalani operasi agar dapat melihat kembali secara baik. Dan tidak lupa saya pribadi menyampaikan permohonan maaf jika dalam kegiatan yang dilaksanakan pada hari tidak sesuai dengan espektasi dari kawan kawan Gasebu dan Tim dari Pekanbaru.

Jainur selaku staf Pemerintah Desa Limau Manis mengucapkan terima kasih kepada Tim dari Pekanbaru yang telah berkenan hadir ditempat kami untuk melaksanakan kegiatan hari ini bersama sama dengan Gasebu. Semoga memberikan kemanfaatan bagi warga kami.

Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan bahwa Pengurus Gasebu tetap konsisten untuk terus melaksanakan kegiatan Gerakan Peduli Mata ini sebagai wujud partisipasi dan kepedulian Gasebu terhadap kesehatan masyarakat khususnya mata, sehingga dengan kegiatan hari ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu. Dengan dapat kembali melihat dengan baik tentunya akan dapat membuat mereka produktif kembali untuk melaksanakan aktivitasnya. Dan in syaa Allah besok hari Minggu 10102021 titik kedua Gelombang ke 7 kembali akan dilaksanakan di Kecamatan Kempas bertempat di Kantor Desa Sungai Gantang. Tentunya harapan kita semoga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dengan datang untuk memeriksakan matanya dengan tetap menerapkan prorokol kesehatan dengan memakai master.

Atas nama pribadi dan mmewakili segenap pengurus Gasebu mengucapkan terima kasih kepada pihak managemen Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center (PBEC) Pekanbaru yang tetap konsisten untuk turun menyambangi masyarakat Indragiri  Hilir yang ada dipelosok. Tentunya ini penuh perjuangan karena jauhnya perjalanan dari pekanbaru belum lagi medan jalan yang dilalui menuju kelokasi yang penuh dengan tantangan. Hanya do'a yang dapat disampaikan semoga senantiasa diberikan kesehatan dan apa yang sudah dilakukan menjadi ladang amal.


ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN








#GerakanPeduliMataGelombang7

#KecamatanKemuning

#GerakanPeduliMata

#GerakanSosialSepuluhRibu_GASEBU

#EmakEmak_GASEBU

#korcamEnok_GASEBU

Sunday, October 3, 2021

Sunday, October 03, 2021

11 PASIEN TAHAP 30 DIFASILITASI GASEBU SELESAI JALANI OPERASI DAN KEMBALI AKAN ADAKAN SCREENING GELOMBANG KE 6

 

Gerakan Peduli Mata yang ditaja oleh Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) hari ini Sabtu 02102021 selesai fasilitasi 11 pasien yang menjalani operasi di Rumah Sakit Mata PBEC Pekanbaru.

Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain melalui Koordinator Lapangan Abdul Muin yang mendampingi pasien mengatakan alhamdulillah 11 pasien di tahap 30 yang berasal dari Kecamatan Tanah Merah, Kempas dan Gaung ini telah selesai menjalani operasi dan alhamdulillah semua dengan hasil yang baik. Tentunya kepada pasien yang rata rata sudah menjalani operasi ke dua ini sangat kita harapkan dapat menjalankan semua larangan pasca operasi serta konsisten dalam pemakaian obatnya sehingga nanti diharapkan hasilnya akan maksimal. 

Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan sampai tahap ke 30 ini sudah difasilitasi oleh Gasebu sebanyak 487 pasien yang berangkat dalam rombongan dan ini belum termasuk yang berangkat secara mandiri. Tentunya Gerakan Peduli Mata ini sudah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Dalam rangka merespon animo masyarakat maka Gasebu kembali akan melaksanakan Kegiatan Pemeriksaan Mata Katarak Gratis Gelombang ke 6 yang dipusatkan di 2 titik yakni Kecamatan Kemuning pada hari Sabtu Tanggal 09 Oktober 2021 bertempat di Kantor Desa Limau Manis dan  di Kecamatan Kempas tanggal 10 Oktober 2021 bertempat di Desa Sungai Gantang. 

Untuk itu kepada masyarakat yang ada di sekitarnya kita harapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dengan mendaftarkan diri kepada panitia dengan mengirimkan foto E-Ktp melalui wa kepada nomor HP yang tercantum di Flayer dan pada saat pemeriksaan nanti agar menyerahkan foto copy KK, E Ktp dan BPJS jika ada.

Dan kita tegaskan bahwa kegiatan ini hanya pemeriksaan saja. Bagi pasien yang ternyata hasil diagnosa dokter spesialis mata nanti ternyata memiliki katarak dan lemak mata akan direkomendasi untuk menjalani operasi kepekanbaru.




ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN


#GerakanPeduliMataTahap30

#GerakanSosialSepuluhRibu_GASEBU

#EmakEmak_GASEBU

#korcamEnok_GASEBU

#TotalPasien487

Sunday, October 03, 2021

GASEBU BERBAGI BERKAH DAN PAKAIAN LAYAK PAKAI TAHAP 20

Gerakan Sosial Sepuluh Ribu bersama Emak Emak Gasebu kembali salurkan pakaian layak Pakai Tahap 20 dan berbagi berkah jumat sebanyak 10 paket sembako, Jum'at 01102021

Ketua Emak Emak Gasebu Ema Wati mengatakan alhamdulillah hari ini kita kembali menyalurkan pakaian layak pakai dan sembako kepada warga yang berhak menerimanya. Dimana untuk penyaluran hari ini merupakan masukan yang kita dari anggota Emak Emak Gasebu berdasarkan informasi dari masyarakat. 

Untuk Tahap 20 ini pakaian layak pakai kita salurankan kepada  10 KK yang masing masing beralamat di Jalan SMP, Suka Jadi, Kalimantan dan Lorong Melati dengan Jumlah jiwa 45 orang dan 153 lembar pakaian layak pakai dalam berbagai jenis dan ukuran serta kita salurkan juga sebanyak 10 paket sembako yang masing masing berisi beras, gula, minyak goreng dan supermie yang merupakan donasi dari donatur dan anggota.

Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Emak Emak Gasebu, dimana pakaian layak pakai dan paket sembako memang diberikan kepada yang dipandang layak untuk menerimanya sesuai dengan hasil survei yang dilakukan sehari sebelum kegiatan ini. Dan tidak lupa juga  saya ucapkan terima kasih kepada para donatur atas keikhlasannya untuk menyalurkan pakaian layak pakai dan sembakonya kepada Gasebu.

Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan konsistensi dari kegiatan ini harus tetap diupayakan oleh pengurus. Bukan pada berapa banyak yang bisa kita salurkan  tapi lebih kepada konsistensinya. Karena jika jumlah yang menjadi ukurannya tentunya sangat tergantung kepada donasi yang masuk. Jadi harapan saya kepada pengurus untuk penyaluran pakaian layak pakai dan paket sembako ini untuk jumlah penerimanya disesuaikan saja dengan bantuan  donatur yang masuk. Sembari dari waktu ke waktu tetap diusahakan untuk mencari donatur yang bersedia untuk membantu. 

Semoga semua usaha yang dilakukan oleh pengurus dalam menebar kebaikan  menjadi ladang amal bagi semua pihak yang ikut serta berkontribusi.






















ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN

Translate

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan

Beriklan Sambil Sedekah hanya ada di www.gasebu.com - Pelanggan Makin Ramai Sedekahpun Jalan
Pasang Iklan disini Syaratnya sangat mudah dan bermanfaat, cukup menjadi anggota Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) jadi hanya dikenakan Biaya Rp.10.000/bulan dan akan di Kumpulkan untuk Donasi Kegiatan Sosial untuk Kaum Dhuafa