"Informasi berpulangnya kerahmatullah Mappasissi kita
terima dari putri almarhum Ondeng tadi malam (Kamis malam Jumat, 27 Agustus
2020 sekitar pukul 21.45 wib," kata Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain
Dikatakan Jalaluddin bahwa sebelum meninggal almarhum sempat
dirawat di Puskesmas Pulau Kijang selama 3 hari karena struk dan dokter
menyarankan agar di rujuk. Tetapi karena melihat kondisi almarhum sudah
kritis dan juga terkendala pembiayaan karena tidak memiliki BPJS, pihak
keluarga yang memutuskan untuk dibawa pulang kerumah pada hari kamis sekitar
pukul 11.30 Wib.
Segenap Keluarga Besar Gerakan Sosial
Sepuluh Ribu (GASEBU) dalam takziah menyampaikan turut berduka cita atas
berpulangnya kerahmatullah semoga husnul khatimah dan semoga keluarga bisa
tabah, sabar dan mengikhlaskan kepergian almarhum.
"Kami dari Gasebu berusaha membantu
pihak keluarga sejak di rawat sampai proses pemakaman Almarhum dan juga
memberikan donasi dari para donatur untuk meringankan beban keluarga,"
ucapnya.
Selanjutnya, Inisiator Gasebu Nahrawi
menyampaikan pesan terimakasih kepada Kepala Puskesmas Pulau Kijang yang telah
berkenan membantu memberikan kompensasi keringanan pembiayaan selama 3 hari
almarhum dirawat dan juga kepada Lurah Metro Aras yang juga memberikan respon
cepat warganya yang sakit dan serta berkenan hadir berta'ziah dirumah duka
beserta jajaran staf lurah metro.
"Semoga sinergisitas penggiat
sosial dengan pemerintah setempat dapat terus kita tingkatkan karena ini
tanggung jawab kita bersama," tutupnya.
Sumber: Suriadi
Rahman / Editor: Habibie

No comments:
Post a Comment